Banjir Terjang Kawasan Talang Pipa, PALI

0
31
Dudi

beritasebelas.com,Pali – Banjir yang melanda Bumi Serepat Serasan, Kabupaten Penukal abab Lematang Ilir (PALI) rupanya bukan hanya terjadi di beberapa desa di Kecamatan Tanah Abang saja, melainkan di pusat Kota Pendopo Kecamatan Talang Ubi yakni tepatnya di Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat juga tak luput dari terjangan genangan banjir.

Hanya saja ketinggiannya masih tahap wajar atau normal karena air baru merendam tiang dibeberapa rumah warga yang berada di bantaran sungai abab.

Banjir di kawasan Talang Pipa akibat aliran Sungai Abab meluap, sejak Sabtu malam 1 Februari 2020, imbas dari curah hujan dengan intensitas cukup tinggi akhir-akhir ini mengguyur hampir di seluruh wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kondisi banjir membuat sebagian ruas jalan terendam air dengan ketinggian mencapai 50 centimeter, bahkan sejumlah rumah warga sudah dimasuki air ke dalam rumah.

Akibat kejadian tersebut juga membuat rusak jembatan alternatif dari RT 04 ke RT 03 Sehingga terganggu aktivitas warga di lokasi kejadian.

Salah seorang warga kawasan Talang Pipa, Fitri menjelaskan bahwa air sudah terlihat mulai tinggi sejak Minggu dini hari, dimana hujan deras mulai turun sejak Sabtu malam.

“Dari malam minggu air mulai naik, banjir yang terjadi merupakan hal biasa jika hujan turun tinggi saat musim penghujan. Dampak banjir yang mengenangi jalan serta sebagian rumah warga, membuat warga tidak bisa beraktivitas seperti biasa yakni bepergian maupun berkebun,” kata Fitri, salah satu warga, Minggu 2 Februari 2020.

Sementara itu, Junaidi Anuar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI menjelaskan bahwa banjir di kawasan talang pipa dampak debit air sungai abab meluap setelah hujan deras pada Sabtu malam serta mengatisipasi debit air bertambah, pihaknya telah mengutus Tim Reaksi Cepat (TRC) memantau di lokasi banjir.

“Saat ini air belum masuk rumah, hanya ada beberapa rumah tiangnya mulai tergenang. Ada petugas kita di lokasi, dan kami tetap menghimbau warga agar waspada dan mengawasi anak-anaknya untuk tidak bermain atau mandi di tengah arus banjir,” katanya.

print