Bantu Korban Banjir Lahat, DD Sumsel Lakukan ‘Assesment’, Ini Hasilnya

0
43
Anugrah

beritasebelas.com,Palembang – Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, langsung bergerak cepat untuk meringankan korban banjir bandang yang menimpa Kecamatan Pulau Pinang, Gumay Talang, Kikim Timur, Peseksu dan Kecamatan Lahat, di Kabupaten Lahat, yang terjadi, Kamis (9/1/2020) dini hari.

Supaya bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan korban banjir, DD Sumsel mengutus tim yang bertugas untuk assessment, mereka adalah Jimmi Porwanto, Derry Pangestu Ramadhan dan Faqih Robbani.

Mereka bertugas meninjau langsung lokasi kejadian, mendata kerusakan akibat banjir, korban dan kebutuhan warga yang terkena dampak banjir.

Pada hari pertama assessment, Jimmi Porwanto, Minggu (12/1/2020) malam, melaporkan, jika mereka yang terkena banjir di Kelurahan Kota Jaya Kecamatan Lahat, dimana ada 66 rumah, 10 diantaranya rusak parah. Di Kecamatan Pulau Pinang, banjir bandang terjadi di Desa Tanjung Sirih dan Desa Lubuk Sepang, ada 100 rumah terendam.

Masih kata Jimmy, untuk Kecamatan Gumay Talang, tepatnya di Desa Ngalam tercatat ada 22 rumah rusak ringan, Desa Mandi Angin ada 70 rumah rusak sedang dan 1 rumah hanyut.

“Di Kecamatan Kikim Timur, banjir terjadi di Desa Gunung Kembang dengan 66 rumah, 18 rumah rusak berat, 23 rumah hanyut dan 25 rumah rusak ringan. Desa Bunga Mas 1 rumah rusak berat dan 7 rusak ringan,” ungkapnya.

Untuk Desa Tanda Rejo, 3 rumah rusak berat dari 183 KK, Desa Lubuk Tampang 4 rumah rusak berat dari 87 KK, Desa Patikal Lama 138 rumah rusak sedang dari 138 KK, Desa Muara Payang 1 rumah rusak berat dari 92 KK, Desa Padu Raksa 3 rumah rusak sedang dari 3 KK, Desa Cecar 91 rumah rusak sedang dari 91 KK,

Sedangkan di Desa Gelumbang 4 rumah rusak ringan, Desa Gunung Kerto 5 rumah rusak ringan dari 131 KK, Desa Binjai 3 rumah rusak ringan, Desa Muara Danau 3 rumah rusak berat dan 91 rumah rusak sedang dari 97 KK. Desa Gunung Agung 1 rumah rusak berat dan 58 rumah rusak sedang dari 59 KK, Desa Lubuk Layang Ulu 2 rumah rusak berat dan 8 rusak ringan.


Sementara untuk Kecamatan Pseksu, banjir bandang menerjang Desa Lubuk Tuba Pseksu, menyebabkan 85 rumah terendam, 3 rusak berat dan 1 rumah hanyut. Desa Muara Cawang, 1 rumah rusak berat dan 6 rusak ringan/terendam dan terakhir di Desa Lubuk Atung 1 rumah terkena longsor.

Warga yang terkena dampak banjir bandang, membutuhkan penglengkapan dapur, seperti kompor gas, kuali dan peralatan untuk memasak lainnya.

“Perlengkapan seragam sekolah termasuk juga alat-alat siswa untuk sekolah seperti buku, pena pensil dan lain sebagainya. Selain itu, popok buat bayi dan posko kesehatan juga masih dibutuhkan korban banjir bandang di Lahat,” jelasnya. 

Setelah assessment, Dompet Dhuafa Sumsel langsung menerjunkan timnya untuk membantu memenuhi kebutuhan korban dari banjir bandang di Lahat. 

print