Berobat Gratis, Habis Masa Berlaku

0
81

A Yudiansyah

beritasebelas.com,Lahat – Masyarakat Kabupaten Lahat kini dihebohkan dengan beredarnya surat edaran yang menyatakan bahwa terhitung 1 Febuari 2018 RSUD Lahat tidak akan melayani lagi masyarakat yang berobat gratis dengan menggunakan KK dan KTP.

Surat edaran ini, ditandatangani langsung oleh Bupati Lahat, dengan nomor 445.1/135/RSUD/2018 yang ditujukan kepada Kepala RSUD Lahat, Kepala Dinas Kesehatan, Camat, dan Lurah agar mensosialisasikan kepada masyarakat.

Hal ini dibenarkan dan ditanggapi langsung oleh Direktur RSUD Lahat, dr Hj Laila Kholik, ia menyatakan bahwa surat edaran tersebut benar dan selaku Direktur RSUD Lahat, dirinya akan mensosialisasikan hal tersebut.

”Sehubungan surat edaran yang ada, surat itu memang benar adanya, dan kita minta kepada semua pihak untuk dapat mensosialisasikan hal ini kepada seluruh masyarakat,” pinta Laila Kholik.

dr Laila menilai, Lahat sendiri sudah terlambat dibanding kabupaten tetangga lainya, seperti Kabupaten Muara Enim yang sudah lebih awal pada Bulan Januari kemarin menerapkan tidak menerima pasien yang menggunakan KK dan KTP lagi.

“Kita masih menindaklanjuti edaran Bapak Bupati Lahat dan Bapak Bupati Muara Enim. Kalau Muara Enim per 1 Januari tidak melayani, kalau Lahat per Februari 2018 ini,” ungkap Laila, Kamis 25 Januari 2018.

Selanjutnya Laila dengan tegas mengatakan, jika masih ada masyarakat Kabupaten Lahat yang ingin berobat dengan menggunakan KK dan KTP maka jelas akan ditolak oleh pihak RSUD Lahat.

“Ya, sudah tidak bisa dilayani lagi,” tegasnya.

Akan tetapi karena pengguna fasilitas kesehatan dengan KK dan KTP selama ini adalah masyarakat menengah ke bawah, maka dokter Laila pun menjelaskan, bahwa bagi masyarakat kurang mampu jika ingin berobat namun tidak punya BPJS, maka masih bisa berobat gratis dengan melapor ke pihak Puskesmas setempat dan ikuti proses selanjutnya.

“Untuk masyarakat tidak mampu dengan penyakit kronis, melapor melalui Puskesmas setempat ke Dinas Kesehatan. Kalau memang diverifikasi oleh Dinas Kesehatan layak dan memenuhi syarat, akan dibantu melalui BPJS daerah,” pungkas Laila.

print