Bidan Desa Haniseh Dijerat Suaminya Hingga Tewas di Polindes, Motifnya Terbakar Api Cemburu

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM, SURABAYA— Haniseh, bidan desa di Desa Kettah tewas bersimbah darah di kamar Polindes di sana. Pembunuh sudah ditangkap dan ternyata suaminya sendiri.

Kejadian pembunuhan bidan ini terjadi di Desa Kettah, Kecamatan Suboh, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (12/01/2022).

Haniseh dihabisi suaminya AHP (45) di salah satu kamar polindes tersebut.

Saat ditemukan warga, bidan desa ini sudah tak bernyawa dalam kondisi telentang.

Setelah membunuh istrinya, tak lama kemudian AHP menyerahkan diri ke Polsek Besuki .

Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Pihaknya mengaku telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memintai keterangan sejumlah saksi.

“Di TKP ada dua saksi yang melihat kejadian itu dan melaporkan ke pihak kepolisian, terduga pelaku saudara A menyerahkan diri ke Polsek Besuki,” jelasnya.

“Jenazah korban kita bawa ke Rumah Sakit Besuki untuk dilakukan otopsi,” ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pelaku sampai tega menghabisi nyawa istrinya sendiri.

Kapolres Andi juga menyebutkan, jika ada bekas jeratan di leher korban, dan kuat dugaan hal itulah yang nenyebabkan korban meregang nyawa.

“Ada bekas jeretan di leher korban,” tegasnya. ***

Diketahui korban adalah seorang bidan desa yang dibunuh di tempat kerjanya.

Ternyata pelaku tega melakukan aksi tersebut karena cemburu.

“Ya pelaku datang dan menyerahkan diri sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar AKP Sulaiman, Kapolsek Besuki.

Menurutnya, pelaku menyerahkan diri ke Polsek dan mengakui telah membunuh istrinya sendiri tersebut.(ral/int/pojoksatu)

Artikel Asli

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan