Catat, Orangtua Wajib Dampingi Pertama Anak Masuk Sekolah

0
385

[Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto – Foto Arto/beritasebelas.com]

Arto

beritasebelas.com, Palembang – Sebagaimana dijadwalkan, pekan depan menjadi hari pertama masuk sekolah semester pertama disemua jenjang. Baik jenjang SD, SMP maupun SMA atau sederajat.

Aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kememdikbud) RI bahwa orang tua wajib menemani anak masuk pertama saat sekolah. Terutama bagi jenjang SD maupun SMP.

Berangkat dari hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulunto pada Senin 15 Juli 2019 nanti, orang tua dihimbau ikut mengantarkan anaknya ke sekolah masing-masing.

“Dalam keterangan tertulis dari Kemdikbud, diharapkan orang tua hadir untuk bertemu dengan wali kelas guna memperoleh informasi tentang program pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Selain itu, informasi tentang program intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, serta tata tertib sekolah,”ujar Zulinto, Sabtu 13 Juli 2019.

Lanjut dia, bahwa orang tua diharapkan saling berkenalan dengan sesama orang tua, saling bertukar nomor kontak (nomor Hp), membentuk paguyuban orang tua, serta menyepakati teknis komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah (wali kelas).

“Selain itu, diharapkan dapat tercipta suasana ramah, aman, dan nyaman, dimulai dengan serangkaian program pengenalan lingkungan sekolah,”harapnya.

Zulinto juga  mengimbau pihak sekolah harus memperhatikan kelayakan sekolah, terutama dalam menyosialisasi program pengenalan lingkungan sekolah.

Untuk proses Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)  bagi siswa baru, bagi setiap orang tua atau wali murid, diimbau agar dapat mendampingi di hari pertama.

“Bagi masing-masing orangtua murid, diharapkan agar dapat mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah, untuk mendampingi anak saat beradaptasi di sekolah barunya,” tutur Zulinto

Melalui program pengenalan lingkungan sekolah ini, siswa diharapkan memiliki motivasi dan minat belajar yang tinggi dan memiliki kesiapan untuk mengikuti program pembelajaran di sekolah tersebut.

Kolaborasi orang tua dan anak, katanya, diyakini dapat menumbuhkan karakter siswa. “Agar semua pihak dapat mendukung program pendidikan karakter yang menjadi perhatian khusus Kemdikbud,” pungkasnya.

print