Dana PIP Kembali Cair, Siswa Bakal Terima Rp 1 Juta 

0
2840
[Kabid SMA Dinas Pendidikan Sumsel Bonny Syafrian – Foto Arto beritasebelas.com]

Arto

beritasebelas.com, Palembang – Program pemerintah pusat berupa Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) kembali dicairkan. Sebanyak 5.800 siswa SMA di Sumatera Selatan akan menerima Rp 1 juta per anak.

Pasalnya, saat ini Dinas Pendidikan Sumatera Selatan telah menerima pencairan dana PIP sebanyak Rp 41.910.000.000 yang dikucurkan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Bonni Syafrian mengatakan, syarat pemerima PIP adalah siswa yang pendapatan orangtuanya di bawah Rp 1 juta. Kemudian melampirkan kondisi perekonomian dalam surat keterangan miskin dari RT setempat.

“Untuk pencarian PIP itu setiap satu semester yakni Rp 500 ribu rupiah, sehingga dalam satu tahun siswa SMA menerima dana dengan nominal Rp 1 juta,” ujar Bonny, Jumat 7 Desember 2018.

Ia menjelaskan uang PIP ini diberikan kepada siswa dengan tujuan untuk membantu siswa membeli kebutuhan sekolahnya seperti pakaian sekolah, buku, tas dan peralatan sekolah lainnya.

“Penyaluran dana PIP dikirimkan langsung ke rekening siswa. Sekolah tidak boleh memotong uang PIP tersebut dengan alasan apapun,” tegas Bonny.

Pihaknya pun berpesan dan mengimbau kepada orangtua yang anaknya menerima PIP agar menggunakan uang tersebut dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan tujuan PIP. Dengan demikian pemenuhan kebutuhan sekolah siswa bisa maksimal.

 “Jangan sampai digunakan untuk keperluan yang tidak sesuai kegunaanya seperti membeli handphone atau barang yang tidak terlalu penting. Prioritaskan peralatan sekolah,” ujarnya.

Sedangkan untuk menentukan siapa yang pantas menerima PIP, semua tergantung keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pasalnya pihak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menenentukan jumlah penerima PIP dengan mengambil dari data Dapodik.

“Sekolah yang mengusulkan siswanya untuk berhak menerima PIP kemudian Kemendikbud yang menentukan siapa yang berhak menerima PIP. Kami hanya membantu sebagai penghunbung dan penyalur,” jelasnya.

print