DPRD Sumsel Minta Pemprov Sumsel Pro Aktif Atasi Bencana Di Sumsel

0
23
Dudi

beritasebelas.com,Palembang – DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel pro aktif dalam menanganani bencana di Sumsel. Sayang di 2019 , Pemerintah Provinsi Sumsel menganggarkan  dana tak terduga hanya Rp 6 miliar.

Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel membuat regulasi penanganan bencana dengan menyiapkan dana yang bisa di gunakan secepatnya.

“Kalau kita lihat di 2019 dana tak terduga cuma Rp 6 miliar,  artinya tidak bisa di andalkan, tetapi dengan adanya bencana di perbolehkan untuk menggeser anggaran, tapi lebih bagus ini di Perda APBD, agar penanganan bencana itu apabila tidak terselesaikan di induk , akan diselesaikan di APBD perubahan,” katanya, Minggu 12 Januari 2020.

Menurut Anita sangat jelas, Mendagri menginstruksikan  sesuai dengan pidato Presiden menyatakan provinsi, kabupaten/kota harus menyiapkan  dana untuk bencana, jangan hanya mengandalkan dana dari pusat.    

Apakah kabupaten/kota telah menganggarkan dana bencana ini, Anita  mempersilahkan  di cek kabupaten/kota.

Sedangkan tokoh masyarakat Pagaralam yang juga anggota DPRD Sumsel H Budiarto Marsul meminta Pemerintah Provinsi Sumsel memperhatikan daerah di Sumsel yang berdampak bencana.

“Mereka memerlukan bantuan makanan, dan kebutuhan lain, kita minta Pemprov Sumsel dan pihak kabupaten kota  pro aktip akan bencana banjir dan longsor di Lahat dan Pagaralam ini,” katanya.

Gubernur Sumsel H Herman Deru, mengingatkan kepada seluruh OPD Provinsi Sumsel, supaya tidak harus mendapatkan instruksi terlebih dahulu darinya untuk memberikan bantuan kepada korban bencana, harus berinisiatif sendiri.

“Semalam sudah saya rapatkan beberapa instansi yang terkait. Jika terjadi sesuatu terlebih lagi bencana, tidak harus menunggu instruksi gubernur,” kata Herman Deru saat melepas satuan tugas dan bantuan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk korban bencana Lahat yang dipusatkan di Halaman Kantor Pemerintah Provinsi Sumsel, Jumat 10 Januari 2020.

Ia juga menegaskan kepada semua pihak untuk tidak bicara soal jumlah bantuan yang diberikan, karena menurut HD, sebanyaknya bantuan yang diberikan untuk korban bencana tidak akan ada artinya bagi korban.

“Untuk Pemda lain saya harap juga dapat turun tangan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang tertimpah musibah,” harapnya

Selain mengirim personel dan bantuan, HD juga menginginkan korban bencana mendapatkan trauma healing atau penyembuhan trauma khususnya untuk anak-anak.

“Terakhir saya berpesan kepada personel berangkatlah dengan baik, perlakukan warga dengan sopan, sentuh mereka dengan nurani,” katanya.

print