Geger Staf PM Inggris Gelar Pesta Saat Ratu Elizabeth Berduka

  • Bagikan

London –

Lagi-lagi, laporan pesta di kantor Perdana Menteri (PM) Inggris mencuat ke publik. Kali ini laporan media Inggris menyebut para staf PM Inggris, Boris Johnson, menggelar pesta di Downing Street, London, tahun lalu saat Ratu Elizabeth II sedang berduka atas meninggalnya Pangeran Philip.

Laporan media Inggris, The Telegraph, seperti dilansir Reuters, Jumat (14/1/2022), menyebut bahwa pesta di kantor PM Inggris itu digelar saat acara perkumpulan di dalam ruangan (indoor) dilarang untuk orang-orang yang tinggal di rumah yang berbeda dalam rangka mengendalikan penyebaran virus Corona (COVID-19).

Ini menjadi tuduhan kesekian kali yang semakin menambah panjang daftar kontroversi dan tantangan pemerintahan PM Johnson selama pandemi Corona.

Pada Rabu (12/1) waktu setempat, PM Johnson meminta maaf kepada publik untuk perkumpulan di kantornya saat lockdown pertama Corona, di mana dia menyerukan ‘bawa minuman Anda sendiri’ untuk orang-orang yang menghadiri perkumpulan itu. PM Johnson mengakui dirinya hadir secara langsung.

Baca juga: Akui Gelar Pesta Saat Lockdown Tahun 2020, PM Inggris Minta Maaf

Laporan terbaru The Telegraph menyebut ada dua pesta minum-minum yang digelar di Downing Street, London, pada 16 April 2021, ketika acara sosial indoor maupun outdoor dibatasi. PM Johnson, menurut laporan The Telegraph, sedang berada di kediaman PM di pinggiran Inggris, Chequers, pada hari pesta itu digelar.

Keesokan harinya, Ratu Elizabeth II (95) mengucapkan perpisahan terakhir kepada suaminya, Pangeran Philip (99). Berpakaian serba hitam, Ratu Elizabeth II berdiri sendirian, menundukkan kepalanya saat suaminya selama 73 tahun dimakamkan di Royal Vault, St George’s Chapel.

Situasi yang kontras, seperti dilaporkan The Telegraph, terjadi di Downing Street dengan para staf kantor PM Inggris pergi ke supermarket terdekat untuk membeli minuman beralkohol, menggunakan laptop untuk memainkan musik bahkan hingga membuat rusak ayunan yang digunakan anak PM Johnson.

Selanjutnya Halaman 1 2 inggris boris johnson downing street virus corona covid-19 ratu elizabeth ii

Artikel Asli

Sumber: detik.com

  • Bagikan