Gempa Banten 6,7 SR juga Dirasakan sampai Kota Bandung, Lampu Gantung jadi Goyang

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM, BANDUNG – Gempa dengan kekuatan 6,7 SR di Banten, Jumat (14/1/2022), ternyata juga dirasakan warga Kota Bandung.

Menurut Ahmad (45), warga Ciwastra, getaran gempa dirasakan cukup kuat.

“Lumayan guncangannya, cukup kuat tadi. Mungkin sekitar satu menitan,” ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan Sandi, warga Kota Bandung lainnya.

Saat gempa mengguncang, dirinya berada di dalam rumah bersama anak dan istrinya.

“Langsung memilih keluar soalnya lumayan kenceng,” tuturnya.

Selain di Bandung, gempa 6,7 SR juga dirasakan warga di Bogor sampai Cianjur.

Zaky, warga Ciseeng, Bogor, mengaku, dirinya merasakan gempa saat hendak menunaikan salat.

“Kerasa gempa terus lihat lampu gantung juga bergoyang,” kata Zaky.

Hal yang sama juga dirasakan Adi, warga Bogor Kota.

“Kebetulan lagi duduk di kantor, lantai empat, terasa banget,” kata Adi.

Getaran gempa juga dirasakan Lina, warga Bojongherang, Cianjur.

Ia mengaku langsung keluar rumah begitu getaran gempa terasa.

“Pas kumpul bareng teman-teman di rumah, langsung semua pada keluar,” ujarnya kepada pojoksatu.id.

Getaran gempa pun dirasakan cukup lama.

“Mungkin sekitar hampir satu menit masih terasa getarannya,” bebernya.

Gempa bumi mengguncang pada Jumat (14/1/2022). Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa terjadi di Banten.

Disebutkan, kekuatan gempa mencapai 6,7 SR. Sedangkan gempa terjadi pukul 16:05:41 WIB.

Lokasi gempa terjadi di Lintang 7.01 LS, Bujur 105.26 BT dengan kedalaman 10 Km.

tepatnya 52 km Barat Daya Sumur, Banten, 71 km Barat Data Muarabinuangeun, 95 km Barat Daya Labuan, 141 km Barat Daya Serang, dan 197 km Barat Daya Jakarta.

Kendati demikian, BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Gempa ini tidak berpotensi Tsunami,” tulis BMKG, dikutip PojoSatu.id.

Akan tetapi, BMKG juga mengimbau masyarakat agar waspada.

Dikhawatirkan bisa saja terjadi gempa susulan.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” saran BMKG. (rif/ruh/pojoksatu)

Artikel Asli

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan