Gempa Banten 6,7 SR, Sejumlah Rumah di Pandeglang Ambruk, Cianjur dan Lampung Barat masih Didata

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM, BANTEN – Gempa Banten 6,7 SR yang mengguncang pada Jumat (14/1/2022) sore, dilaporkan membuat sejumlah rumah warga di Kabupaten Pandeglang rusak dan ambruk.

Itu sebagaimana laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang.

BACA: Gempa Banten 6,7 SR, Ini Foto Sejumlah Rumah dan Bangunan Ambruk, Ini Penjelasan BPBD Banten

Gempa yang mengguncang beberapa saat itu juga membuat warga berhamburan keluar rumah.

“Warga sempat berhamburan keluar rumah saat merasakan kuatnya guncangan,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keteranganya, Jumat (14/1/2021).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis pusat gempa bumi berada di 7.01 LS dan 105.26 BT pada kedalaman 10 kilometer.

Tepatnya di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, sekitar pukul 16.05 WIB.

“Laporan visual yang dihimpun dari lapangan, beberapa rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan di bagian atap dan teras rumah,” sambung Ali Muhari.

Guncangan gempa bumi juga dirasakan hingga wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Beberapa warga maupun pegawai kantor sempat berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempabumi.

BACA: Gempa 6,7 di Banten Tidak Berpotensi Tsunami, BMKG Ingatkan Gempa Susulan

BPBD Kabupaten Cianjur juga melaporkan bahwa guncangan gempa bumi itu juga sempat dirasakan di wilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

Adapun BPBD Kabupaten Lampung Barat juga melaporkan hal yang sama, bahwa guncangan gempa bumi dirasakan hingga 2-3 detik di wilayah Kabupaten Lampung Barat.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Pandeglang, BPBD Provinsi DKI Jakarta, BPBD Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Lampung Barat tengah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” tandasnya. (ruh/pojoksatu)

Artikel Asli

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan