Giring Harap Gibran Sabar soal Pelaporan KPK: Semua Tahu Sosok Keluarga Jokowi

  • Bagikan

Ketua Umum PSI Giring Ganesha menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. Foto: kumparan

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha, menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Rumah Dinas (Rumdin) Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah.

Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung selama satu jam itu, Gibran tampak menjamu makan siang mantan vokalis Band Nidji itu.

Usai pertemuan, Giring mengaku sudah lama ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Gibran menjadi Wali Kota Solo. Sebagai sesama anak muda dan kader partai, ia menilai sudah selayaknya mengadakan silaturahmi.

“Banyak hal yang dibicarakan sambil menikmati makan siang khas Solo. Apalagi kita sudah lama tidak bertemu,” kata Giring, Jumat (14/1).

Giring juga mengakui pelaporan Gibran ke KPK juga menjadi bahan pembicaraan. Ia menilai semua orang pasti akan tahu keluarga Jokowi seperti apa.

“Saya rasa semua orang tahu sosok keluarga Pak Jokowi. Mereka sejak lama sudah berbasis sehingga wajar punya banyak usaha,” ujar Giring.

Ketua Umum PSI Giring Ganesha menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. Foto: kumparan

Dengan melihat itulah Giring yakin Gibran dan adiknya Kaesang Pangarep tidak akan melakukan seperti apa yang dituduhkan. Sebagai sahabat Kaesang dan Gibran, ia hanya bisa memberikan nasihat.

“Pastinya kita nasihati agar bersabar. Apalagi saya tahu semua orang tahu mereka merintis usaha dan politik dari bawah,” katanya.

Selain itu, ia melihat wajah Gibran tidak berpengaruh terhadap laporan itu. Ia pun menitipkan pesan pada Gibran agar bersabar terlebih saat ini sedang naik daun.

“Dia (Gibran) pemimpin muda sedang naik daun. Jadi banyak cobaan itu wajar,” tutup dia.

Sementara itu, Gibran mengatakan, ada sejumlah agenda politik PSI di Solo yang ikut dibahas dalam pertemuan tertutup itu. Salah satunya soal penambahan kursi PSI di DPRD Solo.

“PSI banyak agenda di Solo kedepan. Kita dukung saja. Isi agenda politik lainya kita rahasiakan dulu,” pungkasnya.

Dosen Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, melaporkan dua anak Presiden Jokowi, Kaesang dan Gibran, ke KPK. Keduanya dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi.

Ia menduga terjadi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) terkait bisnis Gibran dan Kaesang dengan sebuah grup bisnis yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan.

Artikel Asli

Sumber: kumparan.com

  • Bagikan