Jalani Sidang Perdana, Komisioner KPU Didakwa Hilangkan Ribuan Hak Suara

0
14
[Lima Komisioner KPU Kota Palembang menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Palembang – foto Haris beritasebelas]

                                           Haris

beritasebelas.com,Palembang – Lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang menjalani sidang perdana sebagai terdakwa kasus dugaan pelanggaran pemilu di Pengadilan Negeri Palembang, Jumat 5 Juli 2019.

Berdasarkan surat dakwaan Jaksa, kelima Komisioner KPU Palembang menyebabkan kekurangan 7.210 surat suara di 70 tempat pemungutan suara (TPS), yakni di 5 kelurahan Kecamatan Ilir Timur II, yakni Kelurahan 1 Ilir, 2 Ilir, 5 Ilir, Lawang Kidul, dan Sungai Buah.

Secara rinci terdapat kekurangan 59 surat suara di 1 TPS di Kelurahan 1 Ilir, 2.847 surat suara di 28 TPS kelurahan 2 Ilir, 99 surat suara di 1 TPS kelurahan 5 Ilir, 937 surat suara di 8 TPS kelurahan Lawang Kidul, dan kekurangan 3.268 surat suara di 32 TPS kelurahan Sungai Buah.

“Pada beberapa TPS tersebut saat melangsungkan pemungutan suara ditemukan beberapa warga pemilih menginginkan agar pemungutan suara dihentikan terlebih dahulu karena terjadi kekurangan kertas suara. Keinginan tersebut telah disampaikan secara lisan oleh para KPPS kepada PPS yang diteruskan kepada PPK. Menurut PPK telah dimintakan petunjuk kepada komisioner KPU Plaembang yang memberikan petunjuk agar pemungutan suara tetap dilaksanakan,” ujar Ursula.

JPU pun mendakwa, terjadinya kekurangan surat suara diakibatkan KPU Kota Palembang tidak memastikan terlebih dahulu surat suara yang dikirim ke TPS-TPS telah sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dirinya berujar, para komisioner sepatutnya bertanggung jawab mengetahui dan memastikan surat suara tidak kurang.

“Oleh karena itu perbuatan mereka para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 554 dan 510 UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar dia.

print