Janji Pagari ‘Laskar Wong Kito’

0
60

Anugrah

beritasebelas.com,Palembang – Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang, sebagai pemilik saham terbesar di Sriwijaya FC, berencana melelang saham miliknya.

Pengusaha atau perusahaan daerah Sumatera Selatan, menjadi prioritas pembeli dari sahamnya yang berjumlah 88 persen itu. Tapi, jika tidak kunjung terjual di dalam Sumatera Selatan. Ia pun bakal melakukan negosiasi dengan pembeli dari luar Sumatera Selatan.

“Tapi prioritas tetap pembeli dari Sumsel. Kalau tidak ada baru dari luar Sumsel. Tapi, SFC tetap home base di Sumsel. Dalam kontrak jual beli akan kita masukkan poin itu,” tegas Muddai beberapa waktu lalu.

Oleh sebab itulah, masyarakat Sumatera Selatan tidak perlu khawatir jika Laskar Wong Kito pindah kandang. Sriwijaya FC dipastikan akan tetap bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang nantinya.

Tapi, itu masih sebatas cerita saja. Itu karena memang belum ada komunikasi dengan siapapun dari calon pembeli saham Sriwijaya FC dari luar Sumatera Selatan. Pihaknya masih menunggu BUMD atau pengusaha dari Sumatera Selatan yang mungkin tertarik mengambil alih sahamnya itu. Muddai pun menegaskan jika sahamnya itu bakal dijual murah selagi sang pembeli dari asal Sumatera Selatan.

“Saya mau istirahat, jadi kalau ada yang mau beli semua silakan,” tegasnya.

Untuk mengarungi Liga 2 musim depan, Muddai masih butuh dana yang cukup besar sampai Rp 20 miliar. Angka ini pastinya tidak akan mudah didapat dan butuh kerja keras dan tim yang solid.

“Jadi tidak sedikit, kalau Liga 1 butuh setidaknya Rp35 miliar. Tapi kalau Liga 2 kisaran Rp20 miliar,” jelasnya.

print