Jelang Peparnas Papua, Ryan Yohwari Jalankan Pelatda, Meski Anggaran Belum Turun

0
57
Arto

beritasebelas.com,Palembang – Kendati pun anggaran dana hibah saat ini belum kunjung cair, guna memaksimalkan persiapan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI di Papua, November 2020 mendatang, Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel tetap menjalankan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) meski anggaran belum turun.

Demikian dikatakan Ketua Umum NPCI Sumsel Ryan Yohwari, Jumat 13 Maret 2020. Menurutnya, program Pelatda menjadi persiapan penting untuk kesiapan atlet baik siap fisik maupun mental untuk menghadapi rival pada multi event olahraga disabilitas terbesar Tanah Air di Papua nanti.

“Ya, meski dengan seadanya Pelatda kita jalankan. Sambil menunggu anggaran turun. Kita tidak mau atlet kita tertinggal dalam hal 0ersiapan,” terang Ryan.

Ia menambahkan atlet disabilitas memang terbiasa dengan kondisi yang sederhana. Namun dengan sederhana itu lah menguatkan mental mereka dengan hasil terbaik.

Terbukti pada Peparnas XV lalu, atlet disabilitas Sumsel mampu meraih peringkat IX. Hasil ini tentu jauh dibanding atlet umum yang diperingkat ke XXI.

“Tapi kita tak mau jumawa, Peparnas Papua nanti tantangannya berat karena hampir semua lawan seimbang. Apalagi pembinaan Pulau Jawa yang sudah start lebih lama dari Sumsel,” tambahnya.

Ryan berharap dengan menjalankan Pelatda seadanya meski anggaran belum turut diharapkan atlet bisa lebih siap lagi karena waktu sudah tinggal beberapa bulan lagi.

Target peringkat VIII diharapkan mampu dicapai kontingen Sumsel dengan persiapan yang sudah dilalui.

“Tapi memang meski uang bukan segala-galanya, segala-gala nya memang butuh pembiayaan. Mudah-mudahan usaha tak pernah mengkhianati hasil,” urainya. 

print