Kadisdik Palembang Tak Beri Izin Kakesbangpol Sumsel, Soal Sumur Retensi di SDN 9

0
555



Arto

beritasebelas.com, Palembang – Dinilai membuat ancaman banjir atau tercemarnya lingkungan di kawasan SD Negeri 9 Palembang, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto tak memberi izin atas permohonan surat izin pembuatan sumur retensi yang dilayangkan  Kepala Kesbangpol (Kakesbangpol) Sumsel H Bakhnir Rasyid.

Rencananya Kepala Kesbangpol (Kakesbangpol) Sumsel H Bakhnir Rasyid yang memiliki rumah berdampingan dengan SD Negeri 9 Palembang akan membuat sumur retensi permanen karena disekitar sekolah rawan banjir.

“Kita menerima surat dari Kesbangpol Provinsi Sumsel akan membuat sumur retensi permanen. Kita turun ke lapangan apa yang ternadi, ternyata menyalurkan air dari rumah ke sekolah dengan membuat bak penampungan di sekolah. Ini kami menolak dan sangat tidak setuju karena mengganggu sekolah kita,”tegas Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto saat meninjau SDN 9 Palembang, Jumat 3 Januari 2020.

Ia menambahkan bahwa jika dibuat bak besar untuk retensi maka saat hujan, bak kolam terancam meluap, sedangkan musim kering bisa berbau tentu ini mengganggu kenyamanan aktivitas belajar di sekolah.

“Makanya kita sarankan kepada Kepala Sekolah dan tadi ada Pak Lurah,.kalau mau buat retensi, buat saluran dan alirkan ke sungai, jangan malah membuat bak retensi di sekolah,”terangnya.

Dikatakan Zulinto bahwa kondisi SDN 9 Palembang yang berada di lokasi tanah rendah akan terancam banjir jika hujan deras, sehingga jangan sampai diperparah dengan kolam yang nantinya meluap dan membuat tak nyaman sekolah.

“Meski jumlah siswanya sekitar 200 an, tapi menurut laporan, warga sekitar semakin banyak sehingga sekolah kurang mampu menampung semua siswa. Sehingga nanti tahun 2021 kita anggarkan pembangunannya. Kota buat site plan yang baik karena penataannya ini kurang bagus,”pungkasnya.

Sementara itu dikatakan Kepala SDN 9 Palembang Ruwiyadi SPd SD mengatakan bahwa pihaknya telah menerima instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan Palembang H Ahmad Zulinto agar jangan ada pembuatan kolam retensi permanen di sekolah sebagaimana surat yang dilayangkan dari Kakesbangpol Sumsel.

“Saya juga sependapat dengan Bapak Kadiknas Palembang, karena kalau dibuat sumur retensi takut meluap dan bau. Jadi ganggu aktivitas belajar,”jelasnya.

print