Kantor Walkot Jakbar Diviralkan Rusak Akibat Gempa, Ini Faktanya

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM – Video menunjukkan gedung Kantor Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar) disertai narasi gedung rusak akibat gempa M 6,6 yang terjadi di Jakarta viral. Bagaimana faktanya?

Dilihat detikcom, Jumat (14/1/2022), video tersebut memperlihatkan sisi bangunan gedung Blok B Wali Kota Jakarta Barat. Dalam video tersebut, terlihat ada sebagian tembok bangunan yang bolong.

“Kantor Wali Kota Kota Jakarta Barat Blok B rusak disebabkan gempa berkekuatan 6,1 SR,” tulis akun @sihite56.

Baca juga: Dampak Guncangan Gempa M 6,6 Sumur Pandeglang: Banten hingga Jakarta

Dari video tersebut juga terlihat kerumunan orang tengah berkumpul di depan lobi gedung.

detikcom mendatangi lokasi untuk mengecek kebenaran video yang disebarkan tersebut. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 17.20 WIB, terlihat sebagian tembok yang bolong di gedung tersebut.

Namun, tak terlihat ada bekas dinding yang runtuh di sekitar lokasi tersebut. Kasi Ekonomi Pembangunan Jakarta Barat Imron menyebut jika tidak ada kerusakan di gedung Wali Kota Jakarta Barat usai gempa.

Dia juga menjelaskan soal bagian tembok yang bolong. Dia menyebut tembok itu sudah lama bolong dan bukan diakibatkan gempa.

“Nggak ada (kerusakan). Itu sudah lama bagian yang rusak,” kata Imron.

“Nggak ada kerusakan, clear,” sambungnya.

Baca juga: Terbaru Terasa Kuat di Jakarta, Ini Sejarah Gempa dan Tsunami di Banten

Kasie Ops Damkar Jakarta Barat Sjukri Bahanan juga menyebut jika tidak ada kerusakan di gedung Wali Kota Jakarta Barat usai gempa.

“Tidak ada kerusakan di sana aman. Sejauh ini belum ada info kerusakan,” ucap Sjukri.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 6,6 terjadi di Banten dan terasa kuat di Jakarta sekitar pukul 16.05 WIB. Pusat gempa bumi ini ada di 132 km arah barat daya Kota Pandeglang di kedalaman 40 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal,” kata Kepala BMKG Dwikorita.

Gempa terjadi karena lempeng Samudera Indo-Australia bertabrakan dengan Lempeng Benua Eurasia. Lokasi tabrakan ada di bawah Pulau Jawa.

“Akibat aktivitas subduksi Lempeng Samudera Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Benua Eurasia, atau tempatnya ke bawah Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara,” kata Dwikorita.

Baca juga: Dinding Kantor Wali Kota Jaktim-RSUD Kalideres Retak Akibat Gempa M 6,6

Simak Video ‘Gempa M 6,7 Banten Terasa di Jakarta, Karyawan ‘Berlomba’ Turun dari Gedung’:

[Gambas:Video 20detik]

(ain/haf) jabodetabek jakarta jakarta barat gempa gempa jakarta gempa banten hoax

Artikel Asli

Sumber: detik.com

  • Bagikan