Kemendikbud Ajak Masyarakat Lestarikan Bahasa Indonesia

0
51
[Kegiatan Pelatihan Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia digelar Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud RI bekerjasama dengan Balai Bahasa Sumatera Selatan di Ballroom Hotel Emilia Palembang – Foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com, Palembang – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui Balai Bahasa Sumatera Selatan usulkan 1000 kosakata Daerah Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengajak masyarakat untuk selalu melestarikan bahasa Indonesia.

Pasalnya, fakta mengatakan banyak orang asing yang memperdalam bahasa Indonesia, karena perkembangan ekonomi saat ini. Malahan, Indonesia kerap mengirim ahli Bahasa Indonesia ke luar negeri.

“Jadi jumlah permintaan lebih banyak dari yang kita kirim. Kita kirim 200 orang ternyata jumlah permintaan lebih,”ujar Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dr Hurip Danu Ismadi dalam acara Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia di Hotel Emilia Palembang, Kamis 30 Agustus 2018.

Kegiatan digelar oleh Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, bekerjasama dengan Balai Bahasa Sumatera Selatan ini diikuti oleh berbagai profesi. Mulai dari guru, dosen, hingga media massa.

Peneliti Muda Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Irsan menjelaskan, upaya pengumpulan kosakata daerah dilakukan untuk memperkaya Bahasa Indonesia.

“Saat ini kita sudah mengumpulkan sekitar 1000 kosakata daerah. Namun baru ada 44 kosakata yang masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,” kata dia.

Untuk itulah, sambung dia, pihaknya menggelar kegiatan Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia dengan tujuan untuk mengundang partisipasi masyarakat dalam pengembangan kosakata Bahasa Indonesia.

“Dalam kegiatan ini juga kami mensosialisasikan aplikasi KBBI daring dan luring. Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa langsung mengusulkan kosakata baru,” pungkasnya.

print