Ketua Komisi III Minta OPD Terkait Hadir Rapat Pembangunan RS Hermina

0
25
[Rapat Komisi III dengan dinas terkait]

Yudiansyah

beritasebelas.com,Palembang – Komisi III DPRD Kota Palembang membatalkan agenda rapat untuk mengklarifikasi  proses perizinan pembangunan lahan parkir  RS Hermina yang terbukti telah menyalahi aturan perizinan.

Batalnya agenda rapat pendalaman proses pembangunan tersebut, dikarenakan dinas terkait tidak bisa hadir seperti Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PSTP), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan yang dikarenakan ada kegiatan di bidang nya yang tidak bisa ditunda.

“Meski ada yang mewakili namun rapat ini tidak bisa berjalan sesuai mestinya karena perwakilan dari OPD bukan pemangku kebijakan tidak bisa memutuskan,”ungkap Ketua Komisi III DPRD kota Palembang H Ali Syahkban saat berlangsung rapat, Jumat (12/07/2019) Kantor DPRD Palembang jalan Gubernur H Bastari.

Menurutnya, rapat ini bertujuan mendalami materi perizinan mulai dari Ipal AMDAL, pembangunan lahan parkir RS Hermina seluas 9000 meter persegi tersebut.

“Kami inginkan OPD terkait bisa memberikan penjelasan yang benar, perizinannya  apakah bangunan ini melanggar atau tidak. Karena dewan sendiri tidak masuk,”kata dia

Berdasarkan Permenkes  nomor 147 seharusnya luas  bangunan baru  separuh luasnya dari bangunan lama. Bukan lahanya di habisi.

“Ya hasil dari sidak kita kemaren jelas ditemukan pelanggaran dimana RS Hermina sudah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan tanpa melalui proses analisis dampak lingkungan dari dinas terkait, itupun terbukti salah jelas akan di stop,”tukasnya

Politisi PDIP asal Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Palembang ini, segera melakukan penjadwalan ulang rapat agenda mendengarkan dari OPD terkait.

“Harus ada keterangan yang memberikan keterangan antara OPD dan RS Hermina kepada DPRD Palembang,”tambah Anggota fraksi PDI-Perjuangan.

Ia menambahkan, pihaknya telah menjadwalkan ulang rapat di komisi tidak ada lagi ada alasan kepala OPD tidak bisa hadir.

“Jum’at mendatang kita jadwalkan rapat tersebut,”singkatnya.

print