Khawatir Kasus Kekerasan Seksual di RI, HMI Minta RUU TPKS Segera Disahkan

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempercepat pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). HMI khawatir kasus kekerasan seksual meningkat jika RUU itu tidak disahkan.

“Kasus kekerasan seksual ibarat seperti gunung es, dan itu pun yang terungkap hanya mereka yang speak-up (berani bicara), namun lebih banyak yang tidak terungkap karena ketakutan dan eksploitasi pemberitaan terhadap para korban,” kata Ketua PB HMI Bidang Sosial dan Kesejahteran Masyarakat, Imam Rinaldi Nasution, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: DPR RI Buka Lebar Pintu Aspirasi Pembahasan RUU TPKS

“Mendukung langkah Presiden yang sudah angkat bicara terkait hal ini dan memerintahkan Kemenkumham dan KemenPPA berkoordinasi dengan DPR untuk membicarakan hal-hal yang harus di bahas di RUU TPKS ini,” ucapnya.

Menurut Imam, penting melibatkan pihak-pihak terkait dalam pembahasan RUU TPKS. Sehingga, semua pihak bisa memberikan masukan dan meninventarisir masalah kekerasan seksual.

“Agar substansinya dapat, karena kan ini menjadi kebutuhan bersama. Sebab jika tidak, kasus kekerasan seksual akan terus meningkat,” ucapnya.

Baca juga: Puan Jadi Tumpuan Aktivis Perjuangkan RUU TPKS demi Lindungi Perempuan

Imam menyampaikan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) soal kekerasan seksual. Di mana, terjadi kenaikan kasus kekerasan seksual di tahun 2021.

“Kita lihat data kekerasan seksual ternyata meningkat. Menurut data Kementerian PPPA RI di tahun 2021, kasus kekerasan seksual kembali mengalami peningkatan sebesar 19%. Padahal di tahun sebelumnya terjadi penurunan sebesar 31,5% dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga: Bicara RUU TPKS, Komika Ini Curhat ke Puan Takut Tiap Naik Angkot

Data itu, bagi Imam, menjadi peringatan untuk Indonesia. Sehingga RUU PPKS perlu segera disahkan.

“Jadi kita berharap tidak ada lagi penundaan untuk pengesahaanya. Karena ini bukan hanya sebatas kebutuhan formalitas saja, tapi sudah menjadi kebutuhan Negara yang ditugaskan untuk melindungi segenap rakyat Indonesia,” ujarnya.

(aik/dnu) ruu tpks hmi pb hmi desak ruu tpks suara mahasiswa detikcom

Artikel Asli

Sumber: detik.com

  • Bagikan