KNPI Lubuklinggau Siap Lawan Politik Kotor

0
91
[Pengurus KNPI Lubuklinggau sosialisasi Pemilu 2019 anti Hoax]

Erika

beritasebelas.com,Lubuklinggau – Sebagai upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Lubuklinggau, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, adakan kampanye dan sebar spanduk tentang penolakan Hoax, SARA, dan kekerasan dalam Pemilu di sejumlah jalan protokol Kota Lubuklinggau.

“Kami adakan kampanye dan sebar spanduk ini untuk mensosialisasikan Pemilu 2019 yang aman dan damai kepada masyarakat Lubuklinggau,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Lubuklinggau Prasetyo Nugraha saat acara kampaye tolak Hoax kepada kawan-kawan pemuda dan Mahasiswa yang  bertempat di Kampus STKIP Lubuklinggau, Senin 22 Oktober 2018.

Ia menuturkan setelah acara kampanye ini, DPD KNPI Lubuklinggau akan melakukan pemasangan spanduk dengan bertuliskan tajuk dengan salah satunya adalah seruan atau ajakan, “Mari Wujudkan Pemilu 2019 yang Aman dan Damai”, jelasnya.

Prasetyo menambahkan dalam tiap spanduk juga dibuat sebuah tagline politik yang berbunyi “No Violence-No Hoax-No SARA.”

“Dengan harapan melalui medium dapat mengeser berita-berita Hoax dan SARA yang beberapa dekade ini menghiasi layar kaca masyarakat,”paparnya seperti rilis yang diterima media ini, Selasa 23 Oktober 2018.

Prasetyo menegaskan “Ketimbang peserta Pemilu sibuk mengurusi Hoax dan isu-isu SARA yang masih debatebel dan tidak jelas asal muasalnya lebih baik peserta Pemilu ataupun partai dan atau tim pemenangan membahas isu atau persoalan-persoalan kerakyatan, itu baru bijaksana,”katanya.

Dalam pandangan Sekretaris KNPI Kota Lubuklinggau periode 2017-2020 tersebut, sesungguhnya banyak isu pokok Negara Indonesia ini yang harus diangkat, antaranya Pertama ketimpangan karena tidak ada pemerataan dalam pembangunan. Kedua, kemiskinan karena ketidakadilan dalam distribusi kesejahteraan.

Berikutnya ketiga yaitu kebodohan, karena akses pendidikan yang mahal. Dan terakhir adalah kesenjangan sosial disebabkan jurang pemisah yang begitu lebar antara kehidupan masyarakat perdesaan dan perkotaan.

“Kandidat yang cerdas harus bisa membuat the genuine issue untuk mengentaskan masalah bangsa dan Negara Indonesia bukan sibuk mencari-cari kesalahan lawannya,” beber Prasetyo.

Ia menegaskan DPD KNPI Lubuklinggau akan terus berkomitmen dalam mengawal Pemilu 2019 dan pihaknya akan terus melakukan pemasangan atribut anti Hoax hingga hari sumpah pemuda pada pekan depan.

print