Kurang Dari Sebulan 93 Orang di Lahat Terkena DBD, Dinkes Dianggap Gagal

0
208



A Yudiansyah

beritasebelas.com, Lahat – Memasuki musim hujan dan cuaca yang ekstrim membuat berkembangnya virus Dengue yang di tularkan nyamuk aedes aegypti semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan kurang dari satu bulan terakhir selama bulan Januari 2020, saat ini pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat di RSUD Lahat mencapai 93 Orang pasien.

Pasien DBD yang dirawat didominasi oleh anak-anak dengan rentang usia 2 tahun hingga 17 tahun. Namun, meskipun telah banyak masyarakat yang terjangkit dalam kurun waktu kurang dari satu bulan ini, tidak serta merta membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat bergerak cepat dengan melakukan sosialisasi dan antisipasi pencegahan seperti fogging terhadap penyebaran virus Dengue yang di tularkan nyamuk aedes aegypti ini.

“Kita sudah laporkan hal ini ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat. Kalau dilihat dari jumlah pasien yang telah dirawat, ini seharusnya sudah masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun, itu semua kewenangan Dinkes untuk menaikkan status tersebut,” ungkap Direktur RSUD Lahat dr. Erlinda M.Kes. Selasa 28 Januari 2020.

Namun, hal berbeda justru disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Lahat, Ponco Wibowo SKM, MM. Ponco  menerangkan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), hanya ada 74 pasien yang di rawat, 37 positif DBD dan 35 masih tersangka (masih gejala).

“Menurut laporan yang masuk ke bidang P2P, hanya 74 pasien yang telah di rawat, 37 positif dan sisanya masih gejala,”Terang Ponco.

Namun, data yang disampaikan oleh Dinkes tersebut merupakan data beberapa hari yang lalu dan belum terupdate. Sehingga terjadi ketidaksinkronan data antara pihak RSUD dan Dinas Kesehatan Lahat. Warga pun berharap, agar Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas terkait segera melakukan pencegahan agar wabah Demam Berdarah tidak menjakit warga lainnya.

print