Molnupiravir Kantongi EUA dari BPOM, Siap Digunakan Untuk Obati Covid-19

  • Bagikan

Izin diberikan untuk obat Molnupiravir yang diajukan oleh PT Amarox Pharma Global.

BERITASEBELAS.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan menerbitkan Izin Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk Molnupiravir. Izin ini berlaku untuk Molnupiravir kapsul kandungan 200 mg yang dimohonkan PT Amarox Pharma Global.

Kepala BPOM, Penny K Lukito, mengatakan obat ini digunakan untuk pasien terindikasi Covid-19 usia 18 tahun ke atas bergejala ringan dan sedang. Dosisnya sebanyak 4 kapsul masing-masing 200 mg, diberikan dua kali sehari selama lima hari perawatan.

Kemenkes Jadwalkan Vaksinasi Selain Lansia dan Rentan Paling Lama Februari 2022

” Setelah melalui evaluasi terhadap data-data hasil uji klinik bersama dengan Tim Ahli Komite Nasional Penilai Obat serta asosiasi klinis untuk persetujuan EUA ini, Badan POM bersama Kementerian Kesehatan juga akan terus memantau keamanan penggunaan Molnupiravir di Indonesia,” ujar Penny dalam keterangan tertulis dikutip dari laman resmi BPOM.

Penny mengatakan dari hasil evaluasi terhadap aspek keamanan, penggunaan obat ini relatf aman dengan efek samping yang dapat ditoleransi. Beberapa efek samping yang muncul yaitu mual, sakit kepala, mengantuk, nyeri abdomen, dan nyeri orofaring.

Selain itu, hasil uji klinik dan non-klinik menunjukkan Molnupiravir tidak menyebabkan gangguan fungsi hati. Tetapi, obat ini tidak boleh diberikan kepada wanita sedang hamil sedangkan bagi wanita subur dalam kondisi tidak hamil diharuskan menggunakan kontrasepsi sebelum mendapat obat ini.

 

Artikel Asli

Sumber: dream.co.id

  • Bagikan