Muhammadiyah Umumkan 1 Ramadan Jatuh Pada 6 Mei

0
42

[Jajaran Pengurus Muhammadiyah Sumsel saat mengumumkan Penetapan Ramadan 2019 – Foto Arto/beritasebelas.com]

Arto

beritasebelas.com, Palembang – Pihak Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan hasil hisab Ramadhan tahun ini jatuh pada Rabu tepatnya pada 6 Mei 20190

Ketua PW Muhammadiyah Sumsel, Prof Dr Romli SA MAg mengatakan, Muhammadiyah selalu menghitung bulan Komariah setiap bulan, dan khusus Ramadhan memang istimewa termasuk penetapan Syawal.

“Kesimpulan dari hasil hisab, maka PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada Senin, 6 Mei nanti. Lalu satu Syawal pada Rabu, 5 Juni 2019,” terangnya, Senin 15 April 2019.

Dikatakan Romli bahwa berdasarkan hasil tersebut merupakan ijtimak jelang Ramadhan 1440 H pada Ahad, 5 Mei 2019 M pukul 05.48 WIB. Perhitungan ini diprediksi sama dengan penetapan dari pemerintah dan kemungkinan masuknya sama dan akhirnya juga sama. “Puasa tahun ini genap berjumlah 30 hari karena ada penggenapan di bulan Syaban,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila terjadi kesamaan maupun perbedaan hitungan dengan pemerintah tetap tidak boleh mempengaruhi jalannya ibadah umat Muslim di bulan suci tersebut. Karena bisa saja terjadi secara kebetulan hitungannya dengan metode berbeda namun hasilnya sama sehingga penetapannya pun sama. “Tetap jalankan ibadah dengan kekhusyukan, mari ramaikan Masjid dengan sholat lima waktu dan Tarawih berjamaah,” imbaunya.

Sementara itu, wakil ketua pimpinan majelis Tarjih dan Tajdid PWM Sumsel, DM Sunaryo, MH menambahkan, penetapan ini berdasarkan hasil hisab wujudul hilal yang dipedomani oleh majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. “Penghitungan ini sebenarnya rutin dikerjakan sepanjang tahun dan tiap bulan dihitung. Yang namanya hisab Haqiqi penghitungan setiap menit. Kalau lewat kurang satu derajat tidak dihitung, tapi kalau lewat satu derajat sudah dihitung,” ungkapnya.

Secara garis besarnya ada beberapa metode yang digunakan untuk penghitungan ini. Pertama Rukyatul Hilal, nantinya pada tanggal 29 Syaban kalau hilal terlihat pada magrib maka tiba waktunya Ramadhan. Kedua yaitu Hisab Haqiqi Wujudul Hilal, pertama tanggal 29 Syaban sudah terjadi ijtimak pada bulan dan matahari yang berada 1 garis lurus.

 “Muhammadiyah mengambil pemahaman, jika ijtimak sebelum matahari tenggelam. Lalu saat saat matahari terbenam, jadi posisi bulan diatas wukuf,” jelasnya.

print