Pelayanan Rekam Biometrik Dikeluhkan Calon Jamaah

0
145
[Calon Jamaah Umroh asal Sumatera Selatan menunggu pelayanan utuk melengkapi berkas – foto Helmi beritasebelas]

Helmi

beritasebelas.com,Palembang – Calon Jamaah Umroh asal Sumatera Selatan mengeluhkan sistem pelayanan rekam biometrik yang diberlakukan sejak 17 Desember 2018.  Sebab penerapan sistem baru ini tidak ditunjang dengan fasilitas IT dan SDM yang mumpuni.

Salah satu calon Jamaah Umroh, asal Desa Jalur Kabupaten Banyuasin Lauwiyah, mengungkapkan, sistem pelayanan baru ini sangat menyulitkan, karena tidak ditunjang dengan fasilitas yang memadai serta SDM yang tidak mumpuni sehingga mengakibatkan sejak pagi calon jamaah belum melakukan perekaman biometrik.

“Ada 2 komputer dan pegawai yang sedikit membuat pelayanan rekam biometrik ini tidak maksimal,” ungkapnya Jum’at 28 Desember 2018.

Untuk diketahui, penerapan VFS TASHEEL (Pusat Layanan Visa untuk Arab Saudi) merupakan sistem baru yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi ini, sistem ini sudah di protes oleh semua kalangan, baik itu calon jamaah maupun travel biro. Apalagi, di Sumatera Selatan sendiri pelayanan rekam biometrik hanya terpusat pada satu tempat yakni Kantor Pos di kawasan Kecamatan Plaju.

Perwakilan Agent travel Yeka Madira, Irawan mengatakan peraturan ini seyogya nya dilengkapi dengan system ITE dan SDM yang memadai, sehingga kebijakan ini tidak menyulitkan. calon jamaah umroh. Aturan baru ini juga sangat memboroskan biaya sebab rekam biometrik menjadi double, dilakukan Di Indonesia sebelum berangkat dan di Arab Saudi dikenakan biaya sekitar 7 USD.

“Jadi double perekamannya bahkan dikenakan biaya,”ujarnya.

print