Pemkab Lahat Dinilai Lamban dan Tidak Tanggap Bencana

0
40
A Yudiansyah

beritasebelas.com,Lahat – Pasca terjadinya banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, kini bantuan dan gerakan-gerakan sosial terus digalakkan oleh berbagai komunitas dan organisasi guna meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat banjir bandang tersebut.

Ironisnya, Pemerintah Kabupaten Lahat di nilai lamban dan tidak tanggap bencana yang akhir-akhir ini melanda Kabupaten Lahat. Seperti banjir bandang yang menerjang Kecamatan Kikim Timur kemarin 9 Januari 2020 menghanyutkan puluhan rumah serta merendam ratusan rumah warga.

Bupati dan Wakil Bupati, serta Sekda Lahat malah dikabarkan sedang tidak berada di Lahat dengan alasan dinas luar. Warga pun tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas lambannya penanganan bencana oleh Pemerintah Kabupaten Lahat, warga pun terpaksa secara swadaya bahu-membahu membersihkan puing-puing sisa banjir bandang yang menerjang desa mereka.

“Sejauh ini desa kami belum tersentuh bantuan oleh Pemkab Lahat. Untuk bantuan yang kami terima itu semuanya berasal dari komunitas dan organisasi di Kabupaten Lahat, salah satunya dari kelompok pecinta alam Garis Milang,” kata Andri (28), warga Desa Patikal Lama yang menjadi korban banjir bandang, Jumat 10 Januari 2020.

Dari pantauan di lapangan, puluhan box sembako, pakaian, serta keperluan bayi disalurkan langsung oleh Garis Milang ke Desa-desa terdampak banjir yang ada di pelosok seperti Desa Patikal Lama. Hal ini dikarenakan lokasi yang berada di dalam dan jauh dari jalan raya, membuat Desa Patikal Lama minim mendapat bantuan.

Atas bantuan tersebut, Andri sangat berterima kasih atas kepedulian komunitas atau organisasi seperti Garis Milang, telah memberikan bantuan serta tanggap darurat dengan bencana yang menimpa Desa mereka. Sehingga sedikit banyaknya, dapat meringankan derita warga yang terkena musibah banjir.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan. Semoga kedepannya Pemerintah Daerah dapat lebih tanggap bencana,” pungkasnya.

print