Pengangguran Lulusan SMK Meningkat, Disdik Sumsel Tekan Lewat BKK

0
20



Arto


beritasebelas.com, Palembang – Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel merespon data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai tingkat pengungguran tertinggi pendidikan adalah lulusan SMK. 

Guna menekan angka pengangguran bagi lulusan SMK tersebut, pihak Disdik Sumsel akan membentuk Bursa Kerja Khusus (BKK) yang akan menyerap lulusan SMK masuk ke dunia usaha dan dunia industri (Du-di).

Demikian dikatakan Kapala Bidang SMK Disdik Sumsel Mondya Boni melalui Kasi Kurikullum Awaludin usai menggelar rapat bersama para kepala SMK di Disdik Sumsel, Rabu 15 Januari 2019.

Disdik Sumsel Bakal Bentuk BKK SMK Swasta se Sumsel. Tekan Angka Penganguran 

“Untuk BKK SMK Negeri ini sudah kita bentuk dan sekarang kita ingin membentuk BKK SMK Swasta se Sumsel,” ujarnya. 

Awaludin menambahkan bahwa setelah, BKK SMK Swasta ini terbentuk maka nanti akan dibuat forum BKK SMK se Sumsel atau BKK Center.

“Tahapan berikutnya yakni setelah terbentuk kita buat BKK Center ini yang nanti didalamya ada staff yang mengurusi sehingga komunikasi pemagangan, perekrutan tenaga kerja dan lain sebagainya,” beber dia.

Lanjut dia, dibentuknya BKK SMK ini juga ingin menunjukkan kontribusi terhadap visi misi Gubernur Sumsel untuk  menekan kemiskinan menjadi 1 digit.

“Sehingga kita harap lulusan SMK dapat menekan angka penganguran karena ada data yang dikeluarkan BPS kalau penyumbang penganguran malah dari lulusan SMK,” tegasnya.

Nantinya, pihaknya juga akan kerjasama dengan Disnaker Provinsi dan kabupaten/kota , CSR yang ada untuk penyerapan tenaga kerja.

Selain itu, BKK ini juga untuk mengetahui klasifikasi serapan lulusan SMK ini kemana saja. “Banyak lulusan SMK ini kita tidak tahu kemana saja, berapa persen terserap ke tenaga kerja, berapa persen yang melanjutkan kuliah maupun yang buka usaha sendiri,” ungkapnya.

Dengan adanya BKK SMK  ini nanti data lulusan atau alumni SMK bisa terdata dengan baik sehingga para alumni juga wajib laporkan ini.

“Idealnya kan memang setiap ada BKK ini karena itu kita maksimalkan lagi ini karena ini bukan hal yang baru,” tegas dia.

Untuk jumlah SMK swasta di Sumsel yakni 192 dan SMK Negeri yakni 300 yang ada di Sumsel. 

print