Ratusan Pelajar Madrasah Banyuasin Incar Tiket KSM dan Aksioma Sumatera Selatan

0
235

Haqulana

beritasebelas.com,Banyuasin – Ratusan pelajar Madrasah dari tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah hingga Aliyah unjuk kemampuan di Kompetisi Sains Madrasah (KSM) serta Ajang Kompetisi Seni, Olahraga Madrasah (Aksioma) Banyuasin, selama dua harai yang di mulai dari tanggal 9-10 Mei 2017.

Perlombaan ini juga merupakan seleksi tingkat kabupaten menuju KSM dan Aksioma tingkat provinsi yang bakal digelar di Palembang pada tanggal 22 Mei 2017 mendatang.

[Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin H Abadil Tarmuni – Foto Haqulana beritasebelas]
“Para juara dari 18 cabang perlombaan ini akan mewakili Banyuasin pada even tingkat provinsi sekaligus seleksi menuju KSM dan Aksioma Nasional,” jelas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin H Abadil Tarmuni Senin 9 Mei 2017.

Dikatakannya, para juara akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, trophy, dan piagam dari panitia.

“Kemenag tidak punya anggaran untuk melaksanakan kegiatan ini, pendanaan diambil dari dana BOS masing-masing sekolah. Meski anggaran minim kami tetap maksimalkan kegiatan ini,” ungkapnya.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya pelajar madrasah bahwa mereka juga memiliki kemampuan untuk bersaing dengan sekolah umum.

“Bahkan pelajar madrasah bisa jadi contoh untuk pelajar yang lain dalam hal akademisi akhlak, olah raga seni dan lain-lain,” ujarnya.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Banyuasin Heriyani, S.Pd, M.Si mengatakan ada 18 nomor perlombaan pada KSM dan Aksioma ini. Untuk KSM diantaranya perlombaan Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, Geografi dan Agama.

Sedangkan untuk kegiatan Aksioma terdiri dari MTQ, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Tahfidz, Hadroh, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan Futsal.

“Ada ratusan peserta yang terlibat dalam acara ini. Kemudian akan diambil 64 peserta yang merupakan para juara untuk mengikuti 18 tangkai perlombaan pada KSM dan Aksioma di tingkat provinsi,” pungkasnya.

print