Blusukan Kampung Sehari Empat Kali, Catur Siap ke DPRD Jateng

Thursday, 1 February 2024
Blusukan Kampung Sehari Empat Kali, Catur Siap ke DPRD Jateng
Blusukan Kampung Sehari Empat Kali, Catur Siap ke DPRD Jateng


beritasebelas.com – Catur Agus Saptono, pria asli Semarang, tapi dia menurut saja saat ditempatkan berangkat dari daerah pilihan 6 Jateng (Wonogiri, Karanganyar, Sragen). Dan dia sudah blusukan tiap hari sedikitnya empat tempat disinggahi untuk mensosialisasikan diri dan programnya ke warga.

‘’Saya tahu, berat. Tapi itulah resiko mau jadi politisi. Di manapun oleh partai ditempatkan, harus siap. Termasuk dari daerah yang belum dikenal. Beruntung banyak teman membantu, sehingga saya diajak blusukan ke desa – desa,’’ kata dia, Kamis (1/2).

Catur memang dari awal berniat masuk politik setelah kondisi keuangan, keluarganya mantap. Sehingga dia terjun ke politik praktis hampir dikata tidak mengejar materi, namun memang panggilan hati berjuang untuk rakyat.

Sejak mahasiswa dia sudah menjadi aktivis organisasi, di HMI dan KNPI. Dia seangkatan dengan Hendi mantan Walikota Semarang. Karena itu dia merasa sudah kenyang pengalaman. Ketika kuliah, dia sempat menjadi ketua senat mahasiswa Undip.

Berbekal itulah, ketika membuka konsultasi hukum, sebagai pengacara di Jakarta, dia cukup sukses. Dan setelah semuanya mapan, dia mulai terjun ke politik. Dan dengan bekal pengalaman organisasinya saat mahasiswa, Partai Golkar menempatkan dia di dapil 6 Jateng.

Kebetulan partai itu hanya menempatkan satu wakil dari dapil 6, yaitu Bondan dari Wonogiri. Karena itu dia bertekad bisa menembus DPRD Jateng agar wakil partai beringin itu bisa dua di DPRD Jateng dari dapil 6.

Sejumlah program sudah dia susun untuk mengambil hati rakyat. Namun Catur enggan membuka, karena itu termasuk strateginya mendekati massa. Diantar Anung Marwoko dan Aan Sofuanuddin anggota DPRD Karanganyar, dia blusukan dari kampung ke kampung.

‘’Paling tidak jika nanti jadi anggota DPRD Jateng, dana – dana untuk rakyat loss saja dia berikan untuk rakyat Karanganyar, Sragen dan Wonogiri, karena memang itu tugas saya menjadi penyambung lidah rakyat,’’ kata dia.

Yang jelas, pengalaman berorganisasi itu membuat matanya semakin terbuka rakyat memang menunggu wakilnya yang bisa diandalkan mengubah kondisinya.(joko dh)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: smol.id

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler