Cuma nyuci piring raup Rp50 juta sebulan, TKW ini bongkar pola kerja di Australia: Kerja 5 Hari...

Saturday, 11 May 2024
Cuma nyuci piring raup Rp50 juta sebulan, TKW ini bongkar pola kerja di Australia: Kerja 5 Hari...
Cuma nyuci piring raup Rp50 juta sebulan, TKW ini bongkar pola kerja di Australia: Kerja 5 Hari...


BERITASEBELAS.COM - 
Keberadaan TKW Indonesia boleh dibilang memang sudah menyebar nyaris di semua negara di berbagai benua yang ada muka bumi ini.


Bila dahulu kala TKW kita lebih identik dengan Timur Tengah, terutama Arab Saudi dan Taiwan serta Hongkong, namun tidak untuk saat ini.


Tak sedikit para TKW mendapat lokasi bekerja di benua Amerika, bahkan ada juga yang ditempatkan di Australia walaupun mungkin tak sebanyak yang di Timur Tengah.


Misalnya saja Diah Giardano yang menjadi salahsatu wanita yang bekerja di Australia karena suaminya pun tinggal disana.


Diah Giardano yang berasal Sumatera Selatan ini pun sempat membagikan kisah sebagai seorang TKW beberapa waktu lama ini.


Bekerja sebagai tukang cuci piring, dia mengungkap bagaimana ritme kerja di Australia yang kurang lebih mirip dengan di Indonesia.


"Jadi kerjanya 5 Hari per Minggu, kadang Sabtu Minggu juga masuk," ucapnya dalam kanal YouTube pribadi, seperti dikutip Hops.ID, Sabtu, 11 Mei 2024.


Namun siapa sangka, hanya bekerja menjadi tukang cuci piring, Diah Giardano dapat gaji fantastis untuk ukuran seorang TKW.


Ia menyebut nominal gaji yang bisa diraup mampu tembus dua digit dalam sebulan, termasuk lemburan.


"Di weekdays itu 25 USD per jam, sedangkan kalau weekend 35 USD per jamnya, seminggu bisa Rp15 jutaan," ungkapnya soal gaji.


Menerima gaji sebagai TKW secara bulanan, Diah Giardano juga ungkap hal lain soal uang lemburan yang ia dapat.


"Kalau overtime atau lembur dibayarkan cash dan bill-nya tidak termasuk uang lembur," pungkasnya.


Keputusan menjadi tukang cuci piring ini diambil karena suaminya berpindah tempat kerja ke lokasi yang lebih jauh.


Sebelum menjadi TKW tukang cuci piring, dia justru berjualan aksesoris seperti kalung yang didatangkan langsung dari Indonesia.***


Sumber: hops

BERIKUTNYA

SEBELUMNYA

Komentar

Artikel Terkait

Terkini