Fakta Baru Video Viral Asri Damuna Ajak YouTuber Korea ke Hotel, Laporkan Akun Facebook ke Polisi

Tuesday, 14 May 2024
Fakta Baru Video Viral Asri Damuna Ajak YouTuber Korea ke Hotel, Laporkan Akun Facebook ke Polisi
Fakta Baru Video Viral Asri Damuna Ajak YouTuber Korea ke Hotel, Laporkan Akun Facebook ke Polisi



BERITASEBELAS.COM  - Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPB) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) nonaktif, Asri Damuna, kini melaporkan sebuah akun media sosial seusai videonya viral.


Diketahui, nama Asri Damuna menjadi sorotan lantaran aksinya mengajak YouTuber asal Korea Selatan (Korsel) ke hotel viral.


Buntut sikapnya itu, Asri dibebastugaskan dari jabatannya dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera Kolaka.


Terbaru, ia melaporkan sebuah akun Facebook atas dugaan menggunakan data pribadi seseorang tanpa izin dan penghinaan melalui media sosial.



Hal tersebut, dibenarkan oleh Direktur reserse kriminal khusus (Dir reskrimsus) Polda Sultra, Kombes Bambang Wijanarko.


Menurut Bambang, Asri Damuna alias Albert telah membuat pengaduan di Direktorat Krimsus Polda Sultra.



"Dengan terlapor salah satu akun medsos Facebook. Laporannya pada tanggal 8 Mei 2024," ungkap Bambang, Senin (13/5/2024), dilansir Kompas.com.


Lebih lanjut, Bambang mengatakan, pihaknya belum melakukan pemeriksaan saksi karena pengaduan itu dibuat pada tanggal 8 Mei 2024 lalu.


Sementara pada tanggal 9-10 Mei 2024, libur bersama.



"Kemudian lanjut Sabtu dan Minggu. Sehingga kami baru bisa mulai penyelidikan mengundang saksi-saksi untuk klarifikasi mulai hari Senin ini," kata Bambang.


Terkait nama akun Facebook yang dilaporkan Asri Damuna, Bambang belum memberikan tanggapan.



Sebelumnya, video YouTuber asal Korea Selatan, Jiah, yang tengah berlibur di Manado, Sulawesi Utara didatangi oleh seorang pria hingga viral di media sosial.


Dalam video yang beredar, seorang mengaku bernama Albert dan mengajak Jiah untuk ikut ke hotelnya.


Jiah mengunggah konten tersebut di akun media sosial hingga viral.



Namun setelah video viral, muncul identitas bahwa pria yang mengaku Albert itu adalah Asri Damuna, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera Kolaka.


Bahkan, netizen membocorkan Albert sudah beristri.


Dikutip dari Tribratanews.polri.go.id, karena bocornya identitas aslinya itu, Asri telah melaporkan sejumlah akun media sosial disinyalir adalah jaringan orang kantornya yang tidak suka dengan dirinya.


Kronologi Kejadian


YoTuber asal Korea Selatan, Jiah, awalnya mengunggah video berjudul 'Menjadi Teman dengan Para Om ke Bunaken dari Manado'.


Dalam video tersebut, ia tiba-tiba dihampiri oleh dua orang pria saat makan di sebuah restoran di Manado, Sulawesi Utara.


"Seseorang masuk. Mereka terus menatapku," tulis caption dalam akun YouTube Jiah @Jiah4558 dikutip Jumat (10/5/2024).


Kemudian, si pria tiba-tiba menanyakan beberapa pertanyaan saat Jiah tengah menyantap makanan.



"Live?" tanya seorang pria tersebut.


"Bukan live hanya rekam," timpal Jiah.


"Manado asli?" tanya pria tersebut.


"Saya dari Korea, traveling," tegas Jiah.


Dari percakapan tersebut, Jiah dan kedua pria berujung satu meja menyantap makanan bersama di restoran tersebut.


Terlihat, Jiah duduk di samping pria botak dan mengenakan kemeja putih. Pria tersebut diketahui merupakan Asri Domuna.


Kemudian, Asri menanyakan Jiah soal tempat tinggal. Dia juga sempat berkenalan dengan nama Albert.


"Mampir ke hotel aku boleh," kata Asri dalam video tersebut.



Jiah pun menampik dengan alasan pada pukul 14.00 waktu setempat, akan ada perahu yang membawanya ke Bunaken.


"Tapi jam 2, perahu ke Bunaken," jawab Jiah.


Kemudian, video tersebut viral di media sosial.


Buntut video itu viral, Kemenhub memeriksa Asri Damuna dan membebastugaskan yang bersangkutan sebagai Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara Sangia Nibandera.


"Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang melibatkan Asri Damuna, Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka."


"Yang bersangkutan telah dibebastugaskan guna memudahkan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, di Jakarta, Jumat (10/5/2024).


Sumber: Tribunnews

SEBELUMNYA

Komentar

Artikel Terkait

Terkini