NasDem Prioritaskan Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024, Buka Peluang Duetkan Anies-Sahroni

Friday, 3 May 2024
NasDem Prioritaskan Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024, Buka Peluang Duetkan Anies-Sahroni
NasDem Prioritaskan Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024, Buka Peluang Duetkan Anies-Sahroni



BERITASEBELAS.COM  - Partai NasDem memprioritaskan nama Anies Baswedan untuk diusung maju sebagai bakal calon gubernur (cagub) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 mendatang.


Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jakarta, Wibi Andrino.


Selain itu, publik juga sudah meyakini jika Anies bakal diprioritaskan untuk maju sebagai Gubernur Jakarta, setelah gagal di Pilpres 2024.


"Untuk NasDem ya sebenarnya publik Indonesia sudah tahu lah prioritas itu ke siapa, kita pasti menginginkan our former governor Bapak Anies Rasyid Baswedan untuk kembali ke Jakarta," kata Wibi saat ditemui di Kantor Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta, Kamis (2/5/2024).



Maka dari itu, Wibi menegaskan, prioritas NasDem untuk mengusung Anies ini merupakan keinginan mayoritas rakyat Jakarta. 


Apalagi, Anies yang sebelumnya pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu mendapatkan penilaian yang baik dari warga Jakarta selama menjabat.


Jadi, menurut Wibi, sangat disayangkan apbila Anies tak kembali bertarung di kontestasi Pilgub Jakarta 2024.


"Kinerja beliau selama lima tahun terakhir ini sangat amat dirasakan. Sayang sekali kalau beliau itu tidak kembali ke Jakarta membangun Jakarta ke depan," ucap Wibi.


Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya juga menyatakan hal yang serupa, secara gamblang menyebut nama Anies sebagai priotitas utama yang bakal diusung NasDem di Pilkada Jakarta 2024.



"Ya, prioritas Mas Anies. Top priority. Yang kedua ada Ahmad Sahroni, ada Wibi Andrino. Habis itu yang lain-lain kita lihat nanti," ungkap Willy, saat menghadiri Halal Bihalal dan Tasyakuran Milad Partai Keadilan Sejahtera ke-22, di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2024) lalu.


Tawaran tersebut, kata Willy, telah disampaikan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, kepada Anies.


Namun, Anies masih meminta waktu untuk melihat situasi politik saat ini.


"Tetapi setidak-tidaknya NasDem siap kalau Mas Anies maju. Toh, kalau tidak maju juga siap. Alternatif yang sudah kita coba lakukan," ucapnya.


NasDem pun hingga saat ini masih menunggu keputusan Anies untuk maju atau tidak di Pilkada DKI 2024.



Menurut Willy, Anies merupakan aset politik baik di Jakarta maupun di tingkat nasional.


NasDem Buka Peluang Pasangkan Anies-Sahroni


Meski memprioritaskan Anies, NasDem juga masih menyiapkan sejumlah kader untuk maju Pilkada Jakarta. 


Seperti Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem Ahmad Sahroni dan Ketua DPP Partai NasDem Bidang Kesehatan, Okky Asokawati.


Wibi menyatakan, NasDem membuka opsi untuk menduetkan Anies dan Sahroni sebagai Cagub dan Cawagub pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.


Diakui Wibi, wacana tersebut sedang digodok secara mendalam di internal partai.


"Itu (wacana gabungkan Anies-Sahroni) memang masih dalam kajian mendalam dari DPP partai," kata Wibi, Kamis.


Namun, Wibi menegaskan, tugasnya beserta jajaran di DPW NasDem adalah melakukan konsolidasi dan mempersiapkan infrastruktur partai.


Sedangkan kewenangan dalam mengusung calon di Pilkada itu berada pada ranah DPP Parta NasDem.


Kemudian, ketika nantinya sudah ditetapkan, maka tim di DPW NasDem bisa bekerja secara optimal.


"Kita di DPW ini memang lebih kepada konsolidasi struktural, mempersiapkan infrastruktur partai."


"bila mana nanti sudah diputuskan oleh tingkat pusat, kita kerja bisa secara optimal," tutur dia.


Respons Anies


Ditemui di tempat yang sama dengan Wibi, Anies turut memberikan respons soal kemungkinan dirinya kembali maju di Pilkada Jakarta 2024 itu.


Anies menyatakan, saat ini dirinya masih pengin rehat sejenak dari urusan politik, setelah berkontestasi di Pilpres 2024.


"Saya jeda dulu sebentar sekarang ya," kata Anies di lokasi yang sama, Kamis.


Namun, saat disinggung mengenai berapa lama jeda itu akan dilakukan olehnya, Anies tidak memberikan penjelasan lebih detail.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memilih hanya melemparkan senyum saja


Sumber: Tribunnews

BERIKUTNYA

SEBELUMNYA

Komentar

Artikel Terkait

Terkini