Rendy Tega Bunuh Anak dan Istri dengan Tabung Elpiji

0
13
Dudi

beritasebelas.com,Banyuasin – Warga  Desa Taja Mulya, Philip IV, Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel geger, pasalnya  Rendy Arista (34), tega menghabisi nyawa Istrinya Yuti Kontesa (30) dan anaknya Rb (3) dengan dipukul menggunakan Tabung Gas elpiji 3 Kg hingga tewas pada Senin (27/7) sekitar pukul 01.00.

Kapolsek Betung AKP Toto Hernanto mengatakan, terungkapnya kejadian ini atas kesaksian tetangga korban bernama Andra. Pada malam kejadian naas tersebut, rumah Andra digedor oleh Rendy yang hendak meminta tolong dengan kondisi mulut berdarah dan leher terikat oleh tali.

“Saksi Andra kemudian mengantar Rendy ke rumah bidan untuk mengobati luka-lukanya. Diperjalanan ke rumah bidan, Rendy bercerita sedang ada masalah dengan keluarga keluarga dan ingin bunuh diri,” katanya.

Setelah diantar berobat, kemudian Andra mengantarkan kembali Rendy ke rumahnya, namun tidak sempat masuk ke rumah Rendy langsung pergi menggunakan mobil kijang Kapsul warna merah dengan No Pol BG 1191 JF.

 “Karena merasa curiga, saksi Andra masuk ke rumah korban yang tidak terkunci dan ditemukan kondisi Yuti dan Rajata sudah meninggal dengan luka di kepala,” kata  Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, setelah menerima laporan adanya pembunuhan itu, pihaknya langsung melakukan olah TKP, mencari keterangan dari saksi-saksi dan mengevakuasi Jenazah ke Rumah Sakit.

“Kedua korban dibunuh dengan cara dipukul dengan menggunakan tabung gas elpiji yang dikuatkan dengan ditemukan tabung gas elpiji 3kg disamping korban, dan korban mengalami luka dibagian kepala,” katanya.

Setelah membunuh anak dan istrinya, lanjut Kapolsek, Rendy sempat hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri di belakang rumah, dan di ruang tamu namun gagal karena tali yang hendak digunakan putus.

“Tersangka Rendy sempat direhab sebanyak 2 kali berkaitan dengan kecanduan narkoba dan diberhentikan dari pekerjaannya karena Covid 19 diduga mengalami stres/depresi. Saat ini kami tengah mengerahkan anggota untuk mencari keberadaan tersangka,” katanya.

print