Resmi Mundur dari KONI, Alex Noerdin Fokus DPR RI

0
135
[Suasana Rapat Kordinasi Pengurus KONI Sumatera Selatan – foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – H Alex Noerdin sudah resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan. Surat pengunduran diri mantan Gubernur Sumatera Selatan ini sudah dilayangkan ke KONI Pusat, Senin, 27 Mei 2019 lalu.

Ada tiga alasan membuat Alex Noerdin mengakhiri jabatan lebih cepat. Ya, sebagai mana diketahui Alex Noerdin merupakan Ketua KONI Provinsi Sumatera Selatan periode 2016-2020.

Pertama mantan Bupati Musi Banyuasin ini mundur karena telah mencalonkan diri sebagai calon legislatif periode 2019-2024. Dan berdasarkan hasil penetapan KPU Sumatera Selatan telah mencapai hasil yang disyaratkan untuk menduduki jabatan sebagai DPR RI. Kedua ingin berkonsentrasi penuh dalam persiapan menjalankan amanah rakyat bertugas sebagai anggota DPR RI. Ketiga memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh pemuda dan keolahragaan untuk berprestasi serta mengabdikan diri pada dunia olahraga di Sumatera Selatan melalui organisasi KONI Sumatera Selatan.

“Karena persyaratan dari organisasi kita, karena belum waktunya maka dilaksanakan musyawarah olahraga provinsi luar biasa (Musorprovlub). Setelah kita berkonsultasi dengan pak Alex beliau siap dilaksanakan pada awal Juli nanti. Antara tanggal 4-7 Juli nanti,” kata H Dhennie Zainal pelaksana harian Ketua KONI Sumsel, usai rapat panitia pelaksana Musorprovlub di Aula KONI Sumsel,  Rabu 29 Mei 2019.

Turut hadir Sekretaris Umum KONI Sumatera Selatan, Ade Karyana, Wakil Ketua III KONI Sumatera Selatan, IGB Surya Negara, pengurus KONI Sumatera Selatan dan staf KONI Sumatera Selatan.

Menurut Dhennie, sapaan akrabnya, sudah lama Alex Noerdin ingin meletakan jabatan.

“Beberapa kali pak Alex setiap ketemu saya selalu bertanya kapan akan dilaksanakan Musprovlub. Terakhir pada pembukaan Musprov Perbakin minggu lalu juga disampaikan bahwa dalam waktu dekat KONI akan melaksanakan Musprovlub,” tambahnya.

Untuk itu pria yang pernah menjadi anggota DPRD Sumatera Selatan ini mintakan pada masing-masing bidang setelah lebaran harus mempersiapkan laporan kegiatan mulai 2016-2018.

“Pelaksanaan ini sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KONI Sumsel. Kita juga akan audensi dengan Gubernur H Herman Deru,” terang dia.

Sedangkan H Asdit Abdullah Ketua Bidang Organisasi KONI Sumatera Selatan menambahkan dasar diselenggarakan Musprovlub berdasarkan AD/ART.

“Musprovlub dapat dilaksanakan apabila ketua umum berhalangan tetap. Dan nantinya sebelum kita melaksanakan akan dilaksanakan penyaringan dan penjaringan selama 21 hari,” urainya.

Yang paling penting menurut Asdit yang akan mengikuti musyawarah. Ada 17 KONI kabupaten/kota, kemudian 53 cabang olahraga dan badan fungsional, serta tambahan satu suara dari fungsioner KONI Sumatera Selatan dan satu suara dari KONI Pusat.

“Kalau sampai Juni nanti belum melaksanakan musyawarah tidak dapat mengikuti rapat tersebut. Kabupaten satu belum dilantik yaitu Pagaralam. Peraturan organisasi sejak 2017 harus dilantik. Kemudian anggota Cabor Forki sudah musyawarah tapi belum dapat SK,” terang dia.

Sementara itu Sofwan Hariyadi Ketua Tim Penjaringan Musorprovlub mengatakan yang akan mencalonkan diri syaratnya mendapatkan dukungan minimal 30 persen.

“Lebih kurang 21 suara yang memenuhi syarat calon Ketua Umum KONI. Dengan rincian lima suara dari KONI dan sisanya dari cabor. Jadi calon ketua KONI maksimal bisa tiga. Nanti akan dibahas dalam rapat teknis,” pungkasnya.

print