Said Iqbal Ancam 4 Juta Buruh Mogok Kerja Jika DPR Ngotot Bahas UU Ciptaker

  • Bagikan

Jakarta –

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengatakan sebanyak 4 juta buruh akan mogok nasional. Rencana buruh mogok nasional akan dijalankan jika DPR RI dan pemerintah ngotot membahas Omnibus Law UU Cipta Kerja.

“Bisa 3-4 juta masyarakat dan buruh akan turun ke jalan stop produksi untuk melawan,” kata Said Iqbal, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Massa Demo Buruh Gelar Salat Jumat di Depan Gedung DPR RI

Sebagai informasi, saat ini ribuan buruh tengah menggelar demo di Depan Gedung DPR RI. Dalam jumpa pers di lokasi demo, Said Iqbal mengatakan, dalam demo kali, massa buruh menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

“Tuntutan yang diajukan oleh partai buruh dan oleh organ serikat buruh dan serikat petani adalah satu, menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja,” kata dia.

Said menambahkan, jika tuntutan demo hari ini tidak terpenuhi, nantinya buruh KSPI akan mengerahkan buruh lainnya untuk menggelar aksi besar-besaran di seluruh Indonesia.

“Apabila tidak didengar oleh DPR oleh Baleg, memaksakan Omnibus Law UU Cipta Kerja tetap dibahas maka bisa dipastikan aksi-aksi setiap minggu,” kata dia.

“Bisa boleh dikatakan 2 juta buruh setidaknya anggota KSPI, partai buruh nanti menggerakkan massa aksi lainnya,” sambungnya.

Selain itu soal UU Cipta Kerja, Said menyebut pihak buruh juga membawa tuntutan lain. Tuntutan itu yakni RUU PPRT hingga revisi surat keputusan gubernur terkait upah minimum.

“Ada tiga isu lagi yang kami angkat, yaitu sahkan RUU PPRT. Kami meminta revisi UU KPK masuk kedalam prolegnas. Terkahir kami meminta gubernur untuk merevisi SK gubernur tentang upah minimum,” tambahnya.

Simak selengkapnya soal RUU PPRT di halaman berikutnya.

Selanjutnya Halaman 1 2 kspi said iqbal partai buruh buruh mogok kerja uu cipta kerja

Artikel Asli

Sumber: detik.com

  • Bagikan