Soal Rival Klaim Dukungan Suara di Bursa KONI, Komentar Suparman Romans Mengejutkan

0
19
[Ir Suparman Romans]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Jelang kontestasi pemilihan Ketua Umum KONI Sumatera Selatan di Musyawarah  Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) 2019, kandidat calon Ketua Umum KONI terus berupaya membangun dukungan dan klaim suara.

Sebut saja Hendri Zainuddin yang telah mengklaim memegang 60 dukungan suara baik dari KONI kabupaten/kota maupun Pengurus Cabang Olahraga. Bahkan, ia menjanjikan akan memberikan stimulus anggaran Rp 100 juta bagi KONI kabupaten/kota dan dana pembinaan Rp 75 juta bagi Pengurus Provinsi Cabang Olahraga sebagai dana pembinaan jika terpilih.

Menanggapi hal tersebut, Ir Suparman Romans yang juga selaku kandidat yang bakal bertarung di kontestasi Musorprovlub mengatakan bahwa saling klaim dalam mencari dukungan adalah hal yang lumrah.

“Karena para kandidat tentu ingin meyakinkan para pemilik suara bahwa dia sudah mendapatkan mayoritas dukungan, baik pengurus provinsi cabang olahraga maupun KONI kabupaten/kota,” ujar Suparman, Rabu 10 Juli 2019.

Pria yang membawa Palembang meraih 11 kali juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ini menambahkan bahwa ditengah klaim dukungan suara, namun secara kongkrit nanti akan terlihat setelah dukungan formal diberikan melalui surat pernyataan dukungan dari pengurus provinsi cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota.

“Namun ada hal yang sangat prinsip dan harus menjadi komitmen bersama para kandidat, bahwa kontestasi pemilihan Ketua Umum KONI Sumsel adalah kontestasi para pelaku olahraga yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, dan sportifitas,”urainya.

Pasalnya, menurut Suparman kontestasi pemilihan Ketua Umum KONI Sumatera Selatan ini bukan seperti kontestasi politik yangg penuh intrik, rivalitas, saling menjatuhkan dan saling menjelekkan antara satu kandidat dengan kandidat lainnya.

“Musyarprovlub KONI Sumsel harus menjadi pestanya insan olahraga, dan forum urun rembuk yang mencerminkan semangat kebersamaan, satu untuk semua, semua untuk satu, semuanya untuk mendukung prestasi dalam bingkai visi sumsel maju,” jelasnya.

Menurutnya, memang bagi orang-orang yang tidak memahami hakekat jiwa sportifitas, kadang punya persepsi bahwa pemilihan jabatan Ketua Umum KONI Sumatera Selatan adalah sebuah pertarungan prestise dan adu kekuatan antar para kandidat beserta blok  kubu pendukungnya masing-masing.

“Mengenai kemungkinan  calon dipilih aklamasi bukan hal yang tidak mungkin, karena sudah beberapa kali pemilihan Ketua Umum KONI Sumsel dipilih secara aklamasi,” tambahnya.

Namun tentu keputusan final ada ditangan para pemilik suara, dan juga kepiawaian kandidat untuk meyakinkan para pemilih nantinya dalam forum Musorprovlub.

“Yang jelas peta kekuatan masing-masing kandidat masih dinamis. Dari sebagian cabor dan KONI kabupaten/kota masih melihat perkembangan hingga titik akhir menjelang Musorprovlub, yakni saat rapat anggota KONI Sumsel bulan juli ini,” pungkasnya.

print