Sriwijaya FC Bahas Opsi Gaji Pemain

0
20
Anugrah

beritasebelas.com,Palembang – Induk sepakbola seluruh Indonesia atau PSSI pada pekan tadi,  telah mengambil keputusan soal pembayaran gaji seluruh elemen klub, sepanjang dijedanya kompetisi karena dampak virus covid-19.

Salah satu poin dari PSSI itu adalah memperbolehkan klub melakukan pemotongan gaji pemain/pelatih/oficial sepanjang kompetisi dihentikan.
Konpensasinya yakni, seluruh klub diperbolehkan membayar maksimal 25% nilai gaji seluruh pemain/pelatih/oficial kedepan ini sepanjang kompetisi dihentikan.

Keputusan itu, dianggap sangat fair. Baik bagi manajemen klub, pelatih, pemain dan ofisial. Itu karena, dengan dihentikan Liga karena penyebaran virus corona, tim sudah pasti tidak ada pemasukkan. Tiket pertandingan tidak bisa jadi pemasukkan, sponsor pun pastinya menunggu liga kembali berjalan.

“Yah, sudah ada keputusan kebijakan dari PSSI. Tetapi untuk sekarang ini, kita tim Sriwijaya FC masih akan melakukan pertimbangan di rapat besar manajemen tim dulu, dalam waktu dekat,” ungkap Hendri Zainuddin Wakil Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), saat dikonfirmasi (28/3).

HZ seyogianya menilai keputusan kebijakan 25% untuk gaji pemain mungkin opsi yang cukup tepat di kondisi saat ini.

“Tapi kembali lagi, kita akan rapatkan dulu. Mudah-mudahan hasilnya juga yang terbaik untuk tim Sriwijaya FC kedepan,” tambahnya.

Faisal Mursyid, sekertaris PT SOM selain kebijakan mengenai gaji pemain. Dari hasil keputusnan PSSI, juga memberikan kepastikan mengenai jeda waktu pengentian kompetisi yang sementara ditunda sampai 29 mei mendatang.

“Dari kebijakan kemarin, ada opsi kepastian jika kompetisi akan kembali digulirkan per 1 juli mendatang,” ujarnya.

Sambung pria berdarah Minang tesebut, keputusan penghentikan kompetisi saat ini. Dipastikan karena kondisi force Majeur yang diterapkan PSSI, karena untuk mengatisipasi seluruh elemen olahraga terdampak virus corona.

“Semua berharap dan berdoa, kondisi ini cepat berlalu. sehingga sepakbola kita juga bisa kembali berjalan,” terangnya.

Disisi lain, beda Sriwijaya FC beda juga yang diterapkan klub asal Sumsel lainya yakni Babel Muba United. Dimana tim berjuluk Laskar Ranggonang, sudah memastikan akan mengikuti kebijakan PSSI terkait pembayaran 25% gaji pemain sepajang kompetisi libur kedepan. Hal ini juga sudah dipastikan Manajer tim Babel Muba United Ahmad Haris, saat dikonfirmasi.

“Kita melakukan kebijakan konpensasi  sesuai arahan Bupati dan juga PSSI. Yakni 25% gaji sesuai nilai kontrak, ber bulan april dan mei mendatang. Sedangkan untuk bulan maret, tetap sudah kita bayarkan full. Karena bulan lalu mereka sudah bekerja,” terangnya. 

print