Tangkal Gerakan Radikalisme, BNPT Roadhow ke Perguruan Tinggi

0
27

[BNPT bersama FKPT saat menggelar roadshow – foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Guna menangkal potensi radikalisme dan terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan roadshow ke kampus-kampus. Di antaranya ke UIN dan Unsri Inderalaya, Rabu 27 Maret 2029.

Saat di UIN, Direktur BNPT Brigjend Pol Ir Hamli ME menghadiri yudisium Fakultas Ushuluddin dan selanjutnya ke Kampus Unsri, ratusan mahasiswa Universitas Sriwijaya Palembang dengan antusias mengikuti kegiatan pembekalan kontra Radikalisasi.

Kegiatan BNPT kerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorirsme.  Hadir dalam kesempatan itu  Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol.Ir.Hamli ME serta pengurus  FKPT Sumsel. Kegiatan yg berlansung di aula rektorat UNSRI Indralaya itu dibuka langsung oleh Kepala Biro Akdemik Rektorat Unsri Drs Junaidi juga di ikuti sejumlah dosen dan staf kepegawaian rektorat.

Dalam smbutannya Junaidi menyambut baik kehadiran BNPT di Kampus unsri Indralaya sebagai suatu pencerahan yg positip bagi civitas akademik Unsri twrlebih bagi mahasiswa nya sendiri

“Kita menyambut baik kehadiran BNPT dan FKPT di kampus unsri ini karena  memang kita sgt konsen ttg maslah kerawanan paham radikalisme di kampus dan juga bahays narkoba,”ujar Junaidi.

Bahkan lanjut nya pihak rektorat secara masif  mmbrlakukan kontrol melekat terhadap kepada semua civitas kampus terhadap bahaya narkoba dan paham radikal yg mereka namakan chek spot.

Sementara itu Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Hamli jg mngingatkan akan begitu bahayanya ancaman radikalisasi.dikalangan mahasiwa. Menurutnya, Kalangan mahasiswa  rentan ancaman radikalisme. Direktur pencegahan Badan Nasional Pencegahan Terorisme.

Brigjen Pol Hamli ME mengatakan kalangan mahasiswa dan milenial sangat rentan dengan bahaya paham radikalisme. Bahkan menurutnya saat ini ATA  BNPT RI menyebutkan angkan23 % kalangan mahasiswa dan milenial secara nasional “terpapar “paham radikalisme.

Saat ini mnurutnya paling tidak ada tiga kejahatan extra yang serius disikapi pemerintah dikalangan generasi milenial ataupun mahasiwa adalah bahaya narkoba dan radikalisme.

“Kalian yang belum terpapar ini kami harapkan dapat menjadi duta buat kawan kawan mahasiswa lain agar tidak ikut ikutan dalam paham radikal khsusnya yang disnyalir ad di beberapa kampus ini,”ujar Hamli mengingatkan.

Kegiatan yang dinamakan kontra radikalisasi ini memang bertujuan mmberikan pencwrahan sekaligus sosialisasi BNPT RI dan FKPT Forum Kordinasi Penangggulanngan Terorisme Sumsel di kalangan kampus.

print