Tiga Kandidat Bidik Kursi PSSI Palembang, Ansori Menangkan 18 Suara

0
163
Arto

beritasebelas.com,PalembangTiga kandidat mencoba membidik kursi kepemimpinan Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Palembang pada Kongres yang digelar di Hotel Princess Palembang, Sabtu 4 Juli 2020 malam. 

Suasana kongres PSSI Kota Palembang

Ketiganya adalah Ansori, M Arifat dan Hanif Johan. Namun setelah melalui voting suara pada kongres, Ansori resmi terpilih usai mengantongi 18 suara, sementara rivalnya M Arifat hanya meraih 5 suara. 

Sementara Hanif Johan yang sempat mencalonkan diri, dalam perjalanan kongres memilih mendukung Ansori, karena dinilai memiliki visi dan misi yang sama untuk kemajuan sepakbola di Palembang.

Alhasil, Ansori resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI Kota Palembang masa bakti 2020-2024 menggantikan H Harnojoyo yang telah habis masa kepengurusan periode 2016-2020.

Kongres PSSI Kota Palembang dibuka oleh Walikota Palembang melalui Asisten II Setda Kota Palembang Ansori, dan dihadiri oleh  Plt Ketua KONI Palembang Aliyudin Asral, Kadispora Palembang Ahmad Zazuli dan perwakilan Asprov PSSI Sumsel Syahril Musa, 23 voter dari berbagai klub sepak bola di Kota Palembang. 

“Ke depan kita ingin prestasi sepak bola bisa lebih baik lagi. Pembinaan yang lebih baik, kalau sebelumnya Soeratin Cup kita berhasil meraih runner up di Nasional, mungkin ke depan bisa yang terbaik,” ujar Ansori. 

Pria yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang tersebut menambahkan bahwa semua tujuan dan komitmen tersebut perlu didukung dengan anggaran. Sehingga ia apresiasi jika PSSI Kota Palembang mendapat porsi khusus di APBD Palembang. 

“Dan yang tak kalah penting adalah, tahun depan Palembang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia. Ini merupakan momen penting yang boleh jadi tak akan terulang seperti halnya Asian Games. Maka nanti kita ingin buat patung bola di Bundaran Air Mancur, agar menjadi momentum bahwa kita pernah jadi tuan rumah Piala Dunia,” ujarnya. 

Senada dengan itu dikatakan Ketua Harian Asosiasi Kota PSSI Palembang Ir Suparman Romans mengatakan Kongres PSSI Kota Palembang harus menjadi kongres yang mampu menjadi titik tolak kembalinya kejayaan sepak bola di Kota Palembang sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. 

“Sebagaimana sebelumnya lewat Soeratin Cup U-17 kita masuk runner up level nasional, satu prestasi yang membanggakan. Ke depan tak hanya level junior yang menembus nasional, tapi juga level senior. Begitu juga dengan mengembalikan kejayaan PS Palembang,” harapnya. 

Sementara itu dikatakan Plt Ketua KONI Palembang Aliyudin Asral bahwa pihaknya mengakui PSSI Kota Palembang sebagai salah satu cabang olahraga yang aktif melakukan kegiatan dan pembinaan.  Apalagi, sepak bola merupakan cabang olahraga yang tak hanya mengangkat prestasi, tapi juga prestise daerah, karena merupakan cabang olahraga yang banyak disukai masyarakat. 

“Karena olahraga yang unik, dan hanya satu medali dan membutuhkan dana yang tak sedikit. Makanya saya dalam audiensi sebelumnya dengan Pak Walikota pernah membisikkan bahwa PSSI perlu dianggarkan khusus. Beliau tanya ke saya dan saya jawab butuh Rp1 miliar dianggarkan di APBD.Mudah-mudahan anggaran tersebut bisa dikawal oleh pengurus yang baru,” terangnya. 

Sementara itu dikatakan Ketua Pelaksana Kongres PSSI Kota Palembang Irwansyah Masri, BSc bahwa pada kongres ini diikuti oleh 23 voter dari 23 klub yang ada di Palembang. Dan diramaikan oleh tiga kandidat yakni Ansori, M Hanif dan M Arifat. 

print