Tinggal 3 Jenazah PO Bus Sriwijaya Masih di Kamar Mayat

0
60
[Jumpa pers di posko media center Polda Sumsel, Gedung Instalasi Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit Umum Besemah kota Pagaralam]

Dudi

beritasebelas.com, Pagaralam – Proses evakuasi terhadap korban Bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang sedalam 75 meter hingga ke tepian Sungai Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam, Sumatera Selatan, hingga kini masih terus dilakukan .

Kabid Dokes Polda Sumsel Kombes Pol dr Syamsul Bahar mengatakan korban meninggal dunia (MD) yang ditemukan sebanyak 28 orang terdiri dari laki-laki sebanyak 16 orang, Perempuan 12 Orang.

“Korban meninggal dunia yang sudah teridentifikasi sebanyak 27 orang dan 1 korban dinyatakan Mr. X,” katanya saat jumpa pers di  Posko media center Polda Sumsel, Gedung Instalasi Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit Umum Besemah kota Pagaralam, Rabu 25 Desember 2019.

Selain itu menurutnya, korban selamat dan kini di rawat RSUD Besemah sebanyak 13 Orang dan semalam sudah dijemput oleh keluarganya sebanyak 2 orang dan yang masih di rawat dirumah sakit sebanyak 11 orang.

Dr Dian, Direktur Rumah Sakit Besemah Kota Pagaralam mengatakan dari 28 korban meninggal dunia sebanyak 25 sudah diambil pihak keluarga dan 3 orang masih di dalam kamar jenazah .

“Untuk yang selamat 8 orang laki-laki dan 5 orang prempuan 2 orang sudah pulang ke pihak Keluarga dan 11 orang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Besemah Kota Pagaralam, “katanya.

Sedangkan Direktur Lalu Lintas  Polda Sumsel Kombes Pol Juni menambahkan sampai saat ini total korban sebanyak 41orang  dimana 28 meninggal dunia dan 13 luka-luka.

“Penangaan proses penyelidikan di tangani Satlantas Polres Pagaralam,  kami dari Dir Lantas mem backup sepenuhnya, kami masih menganalisis temuan-temuan  di lapangan. Tim TAA dari Direktur Lalulintas dan Korlantas masih melakukan penyelidikan,” katanya.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara  mengatakan, untuk kepastian jumlah penumpang belum bisa dipastikan, karena pihak PO Sriwijaya mencatat penumpang naik sebanyak 27 orang  dari Bengkulu ada juga yang naik dari jalan.

“Jumlahnya sekitar 50 an ada juga motor di dalam bus tersebut,” katanya.

Perwakilan Basarnas Bengkulu Abdul M menyampaikan untuk Basarnas  tetap melakukan penyelaman ke bus serta penyisiran sampai 53 meter.

“Saat ini kita masih melakukan pencarian di bantu oleh masyarakat dan kendaraan masih dalam sungai kondisi masih digenangi air dan nanti kami akan menggeser bis tersebut,” katanya.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan kawasan Jalan Lematang dan Ndikat sudah menjadi perhatian pemerintahan, khusus pihaknya bahkan untuk Lematang dari tahun 2016 sudah pihaknya ajukan untuk dibangun jembatan Lematang.

“Mungkin dengan kejadian ini mungkin Balai Besar akan membuat jembatan layang. Kami ucapkan terimah kasih kepada semua pihak yang membantu para korban dan bagi kami ini musibah yang sangat besar,” katanya.

Berikut data korban meninggal dunia kecelakaan Bus Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang:

  1. Riski Saputra (16) (Laki-laki), warga Muara Enim
  2. Sonia (17) (Perempuan), warga Muara Enim
  3. Kelvin Andeka (16) (laki-laki), warga Kepahyang, Bengkulu
  4. Okti Karusian (35) (Perempuan), warga Bengkulu
  5. Fadhil (10) (Laki-laki), warga Bengkulu Tengah
  6. Rahmad Hidayat (laki-laki) warga Kecamatan Ulu Musi
  7. Farel (laki-laki), warga Kepahyang, Bengkulu
  8. Feri Eprizal (34) (laki-laki), warga Sako Kenten Palembang
  9. Nanik (perempuan), warga Kecamatan Ulu Musi
  10. Ulul (Perempuan), warga Prajen Banyuasin
  11. Yasiroh (Perempuan) warga Bengkulu
  12. Ayu Intan (9) (Perempuan), warga Muko-Muko, Bengkulu
  13. Melia Sapira (Perempuan), warga Palembang
  14. Efran Fadhil Akbar (Laki-laki), warga Kepahiyang, Bengkulu
  15. Muhammad Akbar (13) (Laki-laki), warga Bengkulu
  16. Metrian Andeka (Perempuan), warga Kepahiyang, Bengkulu
  17. Ali Jaya (Laki-laki), warga Bengkulu
  18. Ilyas (Laki-laki), warga Demang Lebar Daun, Palembang
  19. Jimmi Yuda Sanjaya (23), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumsel
  20. Warsono (laki-laki), warga Jalan Sabar Jaya, Kabupaten Banyuasin, Sumsel
  21. Imron (laki-laki), warga Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bintuan, Bengkulu Selatan
  22. Feri (26) (laki-laki), warga Kecamatan Batu Samban, Bengkulu
  23. Rosita (50) (perempuan)
  24. Dwi Sunarto (56) (laki-laki), warga Bengkulu Tengah
  25. Rayhan Gani (3) (laki-laki), warga Ulu Musi, Empat Lawang
  26. Belum teridentifikasi
  27. Belum teridentifikasi
print