UPDATE 14 Januari: Ada 5.385 Suspek Covid-19 di Indonesia

  • Bagikan

JAKARTA, BERITASEBELAS.COM – Pemerintah mencatat, hingga Jumat (14/1/2022) ada 5.385 suspek Covid-19 di Indonesia.

Jumlah tersebut turun tipis dibanding sehari sebelumnya yang sebanyak 5.405 suspek.

Data tersebut disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui dokumen yang diberikan pada wartawan.

Kategori suspek Covid-19 diberikan pada orang yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Meningkat, Pemkot Klaim Varian Omicron Belum Terdeteksi

Kemudian istilah suspek juga merujuk pada seseorang yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan selama 14 hari terakhir punya riwayat kontak dengan penderita Covid-19.

Lebih lanjut, suspek Covid-19 juga merujuk pada orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang butuh perawatan rumah sakit tanpa penyebab klinis yang meyakinkan.

Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air bertambah 850 kasus dalam waktu 24 jam terakhir.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 kini mencapai 4.269.740 terhitung sejak pengumuman kasus perdana pada 2 Maret 2020.

Baca juga: Kasus Omicron Diprediksi Bisa Capai 60.000 di Februari, Epidemiolog: Itu Angka Minimum

Bila dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang mencapai 793 kasus, terjadi peningkatan kasus baru Covid-19 per hari ini.

Sementara, jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia bertambah delapan orang, sehingga totalnya menjadi 144.163 orang.

Selain itu, jumlah kasus aktif Covid-19 per hari ini bertambah 489. Dengan demikian, total kasus aktif per hari ini mencapai 7.877.

Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan. Angka itu didapatkan dari pengurangan total kasus positif Covid-19 dengan angka kesembuhan dan kematian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel Asli

Sumber: kompas.com

  • Bagikan