Vonis Suap Mantan Penyidik KPK Lebih Ringan, Ini Kata Eks Rekan

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM – Vonis suap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju lebih ringan. Eks rekan Robin pun angkat suara. 

Ketua IM57 Institute sekaligus Mantan Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Praswad Nugraha memberi tanggapan soal ini.

Seperti diektahui, majelis hakim memvonis kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan rekannya Maskur Husain 11 tahun dan 9 tahun penjara.

Padahal, sebelumnya jaksa penuntut umum KPK meminta hakim menjatuhkan 12 tahun penjara kepada Stepanus Robin dan 10 tahun penjara untuk Maskur Husain. 

“Kami menyayangkan hasil tersebut karena tindakan yang dilakukan oleh Robin bukan soal korupsi yang biasa,” ujar Praswand kepada genpi.co, Jumat (14/1).

Bukan hanya melakukan tindakan melanggar hukum, namun Praswand mengatakan bahwa perbuatan Robin telah mencoreng nama baik lembaga antirasuah.

“Tersebut telah meruntuhkan kredibiltas KPK yang telah berhasil menjaga integritasnya hampir selama 20 tahun. Kelakuan Robin telah merusak sendi-sendi sistem tersebut,” ucapnya.

Praswand juga menyayangkan adanya penyidik yang menerimaan suap pengurusan perkara di KPK. Sebab, menurutnya itu membuat publik jadi tak percaya lagi dengan lembaga antirasuah.

“KPK semakin kehilangan kepercayaan publik. Harapan hukuman yang tinggi juga penting karena hukuman tersebut adalah pesan bagi pegawai KPK bahwa ada sanksi yang sangat serius,” ucapnya.

Seperti diketahui, kasus ini juga melibatkan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Robin diduga menerima suap agar perkara yang Aziz lakukan tidak dibongkar.

Tidak hanya itu, suap berbentuk uang tersebut juga merupakan upaya agar KPK tidak menaikkan status penyelidikan perkara dugaan korupsi gratifikasi pengurusan dana alokasi khusus (DAK) APBN-P Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2017. (*)

 

 

Kalian wajib tonton video yang satu ini:

Artikel Asli

Sumber: genpi.co

  • Bagikan