Warga di Labuan Pandeglang Mulai Mengungsi, Waspada Bila Ada Gempa Susulan

  • Bagikan

Warga Desa Labuan dan Desa Teluk, Pandeglang mengungsi untuk menghindari dampak gempa susulan. Foto: Dok. Istimewa

Gempa berkekuatan 6,6 magnitudo mengguncang Banten, Jumat (14/1) sore. Sejumlah warga di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten mengungsi ke tempat lebih aman.

Hal itu diceritakan oleh salah seorang warga setempat, Yovi Effendi. Yovi menyebut, warga yang tempat tinggalnya dekat dengan bibir pantai memilih untuk mengungsi demi menghindari dampak gempa susulan dan tsunami.

Meskipun BMKG telah mengkonfirmasi bahwa gempa yang terjadi tadi sore tidak memiliki potensi tsunami.

“Untuk saat ini di daerah Labuan banyak warga yang memilih mengungsi karena takut adanya gempa susulan dan tsunami,” tuturnya kepada kumparan, Jumat (14/1).

Warga Desa Labuan dan Desa Teluk, Pandeglang mengungsi untuk menghindari dampak gempa susulan. Foto: Dok. Istimewa

Yovi menyebut, tidak sedikit toko-toko di Labuan yang tutup karena pemiliknya mengevakuasi diri. Gempa yang dirasakan sampai di seluruh Jabodetabek tersebut terbilang kuat.

Para warga mengungsi ke daerah di Kecamatan Jiput dan Sepen. Sementara untuk warga yang mengungsi kebanyakan dari Desa Labuan dan Desa Teluk.

Sebagian lainnya, imbuh Yovi, memilih mengungsi ke hunian tetap (huntap).

“Banyak di daerah Sumur yang rumahnya ambruk. Saya tinggal di Desa Margasana, cukup jauh dari bibir pantai, jadi saya dan keluarga memilih tidak mengungsi,” tandasnya.

Artikel Asli

Sumber: kumparan.com

  • Bagikan