Warga Gresik Meninggal di Dalam Mobil

  • Bagikan

Gresik (BERITASEBELAS.COM) – Warga Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Gresik geger. Ada pengemudi mobil pikap meninggal dunia saat hendak mengirim bibit padi di depan balai desa. Pengemudi yang meninggal atas nama Hariono (42) asal Desa Balongpanggang, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.

Peristiwa kejadian itu bermula saat korban (Hariono) hendak pergi ke Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang mau mengirim bibit padi. Dalam perjalanan, korban yang mengendarai mobil Suzuki pick up W 8283 DR tanpa kendala.

Sewaktu melintas di depan Balai Desa Pacuh tiba-tiba korban merasakan sakit karena menghidap penyakit diabetes. Mobil yang dikemudikan korban langsung berhenti dan menghembuskan nafas terakhir.

Korban yang meninggal di dalam mobil diketahui oleh tetangganya yakni Sunardi. Kemudian melaporkan kejadian ini ke anak korban yang bernama Ardhani Atha Izdihar. Mengetahui ayahnya meninggal, Ardhani beserta ibunya datang ke lokasi kejadian.

Setelah tiba di tempat kejadian perkara (TKP), anak korban melihat dan memastikan bahwa yang meninggal dunia adalah orang tuanya.

Kapolsek Balongpanggang AKP M.Zainhddin membenarkan adanya kejadian ini. Kemudian mengevakuasi korban dengan petugas puskesmas sambil dimintakan VER korban.

Baca Juga:Siswa Budi Mulya Gresik dan Anggota TNI Bagikan Ribuan MaskerTuris Asing Tertarik Tarian Mandailing BaweanPandemi Covid-19 Belum Berakhir, Rutan Banjarsari Cerme Gresik Bagikan Sembako ke WargaHarga Gas Bumi Turun, Petrokimia Gresik Proyeksikan Efisiensi Rp 743 Miliar

“Dari catatan olah TKP tidak ditemukan luka serta penganiayaan terhadap korban. Jadi korban meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit,” ujarnya, Jumat (14/01/2022).

Perwira pertama Polri itu menuturkan, dari kejadian ini keluarga korban tidak berkenan dilakukan otopsi yang dikuatkan dengan surat peryataan bermateri.

“Keluarga korban menerima dengan ikhlas dan tidak menginginkan jenazahnya diotopsi,” katanya. [dny/but]

Artikel Asli

Sumber: beritajatim.com

  • Bagikan